Berasa Kemping di Luar Negeri, Padahal di Ranca Upas

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Berasa Kemping di Luar Negeri, Padahal di Ranca Upas

- detikTravel
Senin, 09 Okt 2017 18:35 WIB
Berasa Kemping di Luar Negeri, Padahal di Ranca Upas
Kemping di Ranca Upas Bandung (Wisma Putra/detikTravel)
Bandung - Traveler yang mau kemping di Kabupaten Bandung, Ranca Upas bisa menjadi pilihan. Tempat kemping di ketinggian ini serasa seperti di luar negeri.

Kalau memiliki rencana untuk kemping di wilayah Bandung coba ke Ranca Upas. Di sana Anda akan kemping di padang rumput yang berada di atas bukit atau di atas ketinggian 1.700 mdpl dengan pemandangan panorama alam yang luar biasa.

Ranca Upas, objek wisata yang terletak di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sudah sejak lama, dikenal sebagai bumi perkemahan atau tempat favorit untuk kemping oleh para pencinta alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk sampai ke objek wisata ini dibutuhkan waktu dua jam perjalanan dari pusat Ibu Kota Kabupaten Bandung. Bukan hanya dijadikan sebagai tempat untuk kemping, Ranca Upas juga dijadikan sebagai salah satu kawasan hutan lindung, tempat konservasi berbagai macam tumbuhan flora langka endemik Jawa Barat seperti jamuju, huru, hamirug, kihujan, kitambang serta aneka Fauna seperti burung dan rusa.

(Wisma Putra/detikTravel)(Wisma Putra/detikTravel)


Bagi Anda yang hanya ingin sekadar berswafoto di objek wisata ini Anda hanya dikenakan tiket masuk Rp 15 ribu per orang, tapi jika Anda ingin kemping akan mendapatkan harga tiket tambahan.

Tidak hanya memiliki pemandangan alam yang eksotis, Ranca Upas memiliki padang rumput yang luas sekitar 215 hektar, sehingga para pencinta alam bebas memilih lokasi untuk mendirikan tenda.

Pantauan detikTravel, Minggu (9/10/2017), puluhan tenda beragam ukuran dan jenis berjajar rapi berdiri di hamparan padang rumput. Ada yang kemping bersama kelompok organisasi pelajar, perguruan tinggi, komunitas pencinta otomotif, individu bahkan kemping keluarga ceria.

Salah satu pembina kelompok organisasi pelajar asal Kota Bandung, Anwar Wibawa (37) memilih Ranca Upas sebagai tempat untuk kemping karena lokasinya luas.

"Di sini kami dapat menyewa satu blok lokasi untuk kemping, satu blok itu terdiri dari tempat untuk mendirikan tenda, lapangan dan toilet khusus, jadi tidak bersatu dengan wisatawan lain yang kemping di sini," katanya kepada detikTravel.

(Wisma Putra/detikTravel)(Wisma Putra/detikTravel)


Sama halnya dengan Anwar, Denis Sputro (67) dan keluarganya asal Jakarta memilih Ranca Upas untuk kemping keluarga karena Ranca Upas memiliki lapangan luas. "Cucu-cucu saya bebas bermain dan berlari," ujarnya.

Denis mengajak lima anak beserta mantu dan sembilan cucunya kemping ke Ranca Upas karena suasananya alami, tidak seperti di kota yang sempit dengan ruang terbuka hijaunya dan udaranya tidak alami lagi karena terkontaminasi oleh asap pabrik dan kendaraan bermotor.

"Sesekali saya ajak anak dan cucu berlibur di alam dengan berkemping di alam bebas. Selain bermain saya juga ingin mengenalkan mereka cara bertahan hidup di alam bebas, meski ada beberapa cucu saya yang nangis karena kedinginan, tapi lama kelamaan setelah bisa beradaptasi mereka malah main lari-larian," ungkapnya.

(Wisma Putra/detikTravel)(Wisma Putra/detikTravel)


Karena berada di ketinggian, suhu udara di Ranca Upas pun masih alami dan terasa dingin hingga berkisar di 17-20 derajat Celsius. Bahkan apabila di malam hari suhu teredahnya pun dapat mencapai di bawah 0 derajat Celsius. Jadi bagi Anda yang akan kemping di Ranca Upas jangan lupa membawa peralatan lengkap dan perbekalan makanan yang banyak.

Namun jika lupa membawa alat-alat untuk kemping seperti tenda, sleeping bag atau keperluan kemping lainnya, tidak perlu khawatir karena bisa sewa dengan pengelola. Begitupun jika tidak membawa kebutuhan makanan, di sana terdapat belasan warung yang menyediakan beragam sajian menu.

(Wisma Putra/detikTravel)(Wisma Putra/detikTravel)
(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads