Kaki Gunung Merapi banyak memiliki berbagai spot-spot wisata menarik. Museum Ullen Sentalu salah satunya, letaknya berada di Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman, DI Yogyakarta.
Museum budaya ini terbilang unik. Dikelola oleh keluarga Haryono, seorang bangsawan Yogyakarta yang kental dengan budaya Jawa. Museum Ullen Sentalu menawarkan pengalaman tur museum yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari luar, Ullen Sentalu terlihat seperti sebuah galeri seni. Dengan lantai aspal dan tembok putih, serta beberapa lukisan dan topeng yang dipamerkan di bagian depan museum.
Nama Ullen Sentalu merupakan sebuah singkatan dari bahasa Jawa yaitu 'Ulating Blencong Sejatine Tatarane Lumaku', artinya adalah nyala lampu blencong, merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan.
Ketika sudah memasuki wilayah dalamnya, traveler akan merasa seperti di hutan. Menyusuri gua-gua buatan, yang sebenarnya adalah berbagai macam koleksi dan lukisan dari tokoh-tokoh bersejarah Jawa.
Sebut saja sultan-sultan Yogya dan Solo, beserta para keturunannya. Sang pemandu juga akan menjelaskan sejarah detail, dari mulai lahir hingga tutup usia. Semuanya dikemas menarik, terasa seperti balik ke masa lampau.
Suasananya sejuk nan nyaman (Shinta/detikTravel) |
Pernak-pernik tradisi Jawa juga dijelaskan di sini. Misalnya, baju adat pernikahan 'Dodot'. Tahu tidak, bahwa memakai Dodot itu tidak boleh dijahit, serta makna paes ageng yang dipakai mempelai wanita? Nah, semuanya akan dijelaskan di sini.
Selain itu, ada juga berbagai batik dengan berbagai motif dan makna. Sang pemandu juga akan menjelaskan, mana batik yang sebenarnya pantas untuk acara formal, informal sampai yang digunakan untuk membungkus mayat.
Di akhir tur, para peserta akan diajak ke sebuah lapangan dengan sebuah tembok yang punya relief unik. Bentuknya punya makna, yakni tentang kaum muda yang saat ini kurang peduli dan sedikit minat untuk pergi ke museum, sehingga ukiran ini terbentuk dengan posisi miring.
Relief yang punya makna tentang anak muda zaman sekarang (Shinta/detikTravel) |
Kemudian, para peserta juga diberikan sebuah minuman khas Museum Ullen Sentalu. Minuman ini merupakan racikan yang terbuat dari kayu manis, asam jawa dan beberapa rempah rahasia dari Ullen Sentalu.
Traveler dilarang mengambil gambar selama di dalam museum. Hanya di bagian depan dan lapangan luas dengan relief saja yang bisa dijadikan tempat berfoto.
Untuk dapat memasuki Museum Ullen Sentalu, traveler harus membayar Rp 40 ribu. Di sini, juga ada terdapat kafe yang menawarkan berbagai macam makanan dan minuman. Suasananya pun tenang, sejuk dan damai. Cocok untuk bersantai di kala liburan long weekend Natal nanti. (sna/fay)












































Suasananya sejuk nan nyaman (Shinta/detikTravel)
Relief yang punya makna tentang anak muda zaman sekarang (Shinta/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru