Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Sep 2018 22:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kampung-kampung Unik di Pegunungan Papua Barat

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Kampung Kostera di Pegaf (Masaul/detikTravel)
Kampung Kostera di Pegaf (Masaul/detikTravel)
Pegunungan Arfak - Pegunungan Arfak (Pegaf) di Papua Barat banyak menyimpan keunikan. Satu lagi yang harus traveler tahu adalah keberadaan kampung uniknya.

detikTravel bersama Mapala UI mengeksplorasi Pegaf dalam rangka Ekspedisi Bumi Cendrawasih 2018 beberapa pekan lalu. Di sela-sela itu, kami mengunjungi beberapa kampung asli sana.

Kampung apa itu?

Pertama adalah Kampung Irai. Sebelumnya, untuk diketahui bahwa tiap kampung di Pegaf memiliki lapangan-lapangan yang biasa digunakan warga setempat untuk bermain bola.

Walau di pegunungan, mereka masih menyisakan sebidang lahan yang cukup luas untuk beraktivitas bersama itu. Hal ini dijelaskan oleh Timotius Nuham (53), Kepala Dinas Kesehatan Pegaf.

Jalan beton di Kampung Irai (Masaul/detikTravel)Jalan beton di Kampung Irai (Masaul/detikTravel)

Bahkan ada bukit yang dipapas hanya untuk membuat lapangan bola tersebut. Nama lapangan itu sesuai dengan nama Bupati Pegaf kini, Yosias Saroy.

Menyoal Kampung Irai ada beberapa keunikan di sana. Pertama, kampung ini adalah yang pertama memiliki jalan beton di dalamnya. Selain kampung ini, wisatawan yang ke sana akan melewati jalan tanah biasa.

Keunikan yang kedua, Kampung Irai bisa dibilang kampung yang terdidik dan lebih maju penduduknya. Ada sekitar puluhan orang di kampung ini yang sudah mengenyam pendidikan tinggi, bahkan ada yang sampai S3.

Keran air bersih di Kampung Irai (Masaul/detikTravel)Keran air bersih di Kampung Irai (Masaul/detikTravel)

Tak hanya itu, di Kampung Irai telah dibangun sistem PDAM yang cukup baik. Buktinya di tiap depan rumah atau bangunan fasilitas umum di sana terdapat keran air.

Keran air ini terhubung dengan mata air bukit terdekat kampung. Air yang jernih itu biasa digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari hingga langsung meminumnya.

Kedua adalah Kampung Kostera. Sebelum membahasnya ada keunikan lain kampung-kampung di Anggi, Pegaf, yakni sejumlah kampung di sana dibangun di sekitar danau, Anggi Giji maupun Anggi Gida.

Kampung Kstera memiliki jalan rumput (Masaul/detikTravel)Kampung Kstera memiliki jalan rumput (Masaul/detikTravel)

Menyoal Kampung Kostera adalah kampung yang bisa dibilang unik karena jalanannya tak dibuat dari susunan batu atau aspal. Jalanan di kampung ini ditanami rumput yang memiliki ketinggian yang sama.

Hijau dan menenangkan melihat Kampung Kostera. Berada di kaki Bukit Kobrey, rumah-rumah di kampung ini dipagari kayu dan terlihat rapi dari kejauhan.

Kalau traveler ke Pegaf jangan melewatkan kunjungan ke kampung-kampung ini ya! Warga di sana ramah-ramah.

Kabupaten Arfak berada di ketinggian 1.700 mdpl. Beragam potensi wisata alam ada di sini, mulai dari danau kembar, pengamatan burung dilindungi, kupu-kupu, hingga budaya lokal yang masih terjaga.

Setelah detikTravel merasakan perjalanan panjang selama kurang lebih 7 jam dari Manokwari hingga kota Kabupaten Pegunungan Arfak memang cukup melelahkan. Hal itu dikarenakan medannya terbilang berat karena hanya bisa dilewati mobil 4X4.

Cerita seru Kabupaten Pegaf akan ada di artikel selanjutnya. Tunggu ya!



Saksikan juga video 'Harmonisasi Alam dan Budaya di Pegunungan Arfak Papua Barat':

[Gambas:Video 20detik]

(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Bertualang Sehari di Bunaken

Rabu, 19 Des 2018 15:10 WIB

Seharian wisata di Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara asyik juga lho. Banyak spot yang dapat dikunjungi dalam satu hari saja.