Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Jan 2019 18:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ramai Soal Udang, Tahu Udang Merah Keramat di Sulawesi Tenggara?

Afif Farhan
detikTravel
Foto: Udang merah yang dikeramatkan di Buton (Kurnia/detikTravel)
Foto: Udang merah yang dikeramatkan di Buton (Kurnia/detikTravel)
Buton - Tangan Presiden Jokowi dipatil udang di Muara Gembong, Bekasi. Bicara soal udang, ada cerita menarik tentang udang merah keramat di Sulawesi Tenggara.

Dalam acara panen udang di Muara Gembong, tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipatil udang jenis vaname. Tangannya sampai berdarah karenanya.

"Tadi kena patil udang. Berdarah banyak tadi," ujar Jokowi di Desa Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).

BACA JUGA: Mengenal Udang Vaname yang Loncat dan Lukai Tangan Jokowi

Bicara soal udang, ada salah satu kisah menarik dari Pulau Buton di Sulawesi Tenggara. Di sana terdapat udang merah yang dikeramatkan!

Dalam catatan detikTravel, udang merah tersebut berada di Danau Udang Merah yang berukuran 70 x 25 meter. Lokasinya di Desa Mopano, Kecamatan Lasalimo Selatan yang persis di sebelah Pantai Koguna.

Danau Udang Merah (Afif Farhan/detikTravel)Danau Udang Merah (Afif Farhan/detikTravel)
Di sinilah tempat hidupnya udang merah. Sesuai namanya, seluruh badan udangnya memang berwarna merah. Begitu mudah terlihat dari permukaan air.

Satu hal yang harus diingat, udang merahnya dilarang dibawa pulang atau dimakan. Sebab, udang merahnya begitu dikeramatkan oleh masyarakat setempat.

Udang merah yang terlihat jelas dari permukaan air (Afif Farhan/detikTravel)Udang merah yang terlihat jelas dari permukaan air (Afif Farhan/detikTravel)
Mereka percaya, orang yang memakan atau mengambil udangnya akan bernasib sial. Minimal, badannya akan bentol-bentol dan sakit.

Beberapa kepercayaan masyarakat setempat, ada yang menyebut bahwa udang merah itu dulunya adalah tentara Kerajaan Buton yang dikutuk. Versi lainnya menyebut, dulunya Raja Buton dan tentaranya lari ke danau tersebut dan sang raja memunculkan udang-udangnya untuk dimakan.

Wisatawan yang melihat dari dekat udang merahnya (Afif Farhan/detikTravel)Wisatawan yang melihat dari dekat udang merahnya (Afif Farhan/detikTravel)
Namanya juga kepercayaan, itu kembali ke pribadi masing-masing. Yang pasti, Danau Udang Merah sudah menjadi destinasi wisata menarik di Buton. Danaunya asyik buat difoto dan wisatawan diizinkan menyentuh langsung udangnya. Asal itu tadi, tidak dibawa pulang apalagi dimakan. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED