Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 21 Jul 2019 18:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Keren! Dieng Kini Punya Homestay Ramah Lingkungan

Uje Hartono
detikTravel
Homestay Mikroba Dieng, Banjarnegara (Uje Hartono/detikcom)
Homestay Mikroba Dieng, Banjarnegara (Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara - Homestay di Dieng adalah hal yang biasa. Terbaru sudah ada homestay yang berkonsep ramah lingkungan.

Bagaimana cara kerja dan di mana lokasinya?

Suasana sejuk nan hijau begitu terasa di homestay Mikroba di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Bangunannya pun tidak biasa, terbuat dari bambu apus dan petung. Bentuknya dibangun ala rumah panggung dengan kamar mandi berada di bawah kamar.

Sekelilingnya adalah tanaman kentang, dengan bangunan bagian depan digunakan untuk minum kopi lokal Banjarnegara. Sayangnya, saat ini baru ada 5 kamar yang tersedia.

"Ada lima kamar dengan kapasitas 4 sampai 6 orang. Tetapi ada satu yang besar bisa 8 sampai 10 orang," kata pengelola homestay Mikroba Diqdu Subagyo pada detikcom, Minggu (21/7/2019).

Keren! Dieng Kini Punya Homestay Ramah LingkunganFoto: (Uje Hartono/detikcom)


Ia mengaku, konsep homestay sengaja dibuat ramah lingkungan. Mengingat saat ini bangunan di Dieng belum terarah apalagi ramah lingkungan. Homestay itu baru digunakan sekitar 2 bulan lalu, semuanya menggunakan bambu mulai dari tiang, pagar hingga atap.

"Semuanya membutuhkan sekitar 1500 bambu. Jenisnya ada bambub apus dan bambu petung," terangnya.

Selain alami, homestay ini juga menonjolkan suasana kampung. Misalnya, wisatawan diajak keluar saat malam hari untuk menikmati perapian sambil menikmati jagung bakar bersama wisatawan lainnya.

Keren! Dieng Kini Punya Homestay Ramah LingkunganFoto: (Uje Hartono/detikcom)


"Jadi ada kebersamaan, seperti di desa. Antara wisatawan satu dengan yang lainnya bisa saling kenal," tuturnya.

Sayangnya, homestay ini sudah diboking saat gelaran Dieng Culture Festival (DCF) pada awal Agustus mendatang. Bahkan, untuk tahun 2020, juga sudah dipesan wisatawan.

"Pas DCF besok dan tahun depan sudah ada yang pesan. Jadi kalau mau menikmati jangan yang pas DCF," ujarnya.

Di dalam kamar, disediakan selimut dan sleeping bag sebagai penghangat. Satu unit kamar, dibanderol dengan harga Rp 250 ribu per malam untuk 2 orang wisatawan.

"Kalau yang menginap 2 orang Rp 250 ribu, tetapi kalau lebih Rp 350 ribu. Itu kan ada dua kasur di bawah sedangkan di atas juga ada kasur lagi," jelasnya.

Simak Video "Suhu di Dieng Kembali Normal, Embun Es Tak Terbentuk"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED