Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Nov 2019 21:19 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Cerita dari Desa Cantik yang Tersembunyi di Pedalaman Kalimantan

Syanti Mustika
detikTravel
Desa Parupay yang cantik. (Syanti Mustika/detikcom)
Desa Parupay yang cantik. (Syanti Mustika/detikcom)
Krayan - Pedalaman hutan Kalimantan memang penuh kejutan. Salah satunya datang dari desa ini, yang keindahannya sedemikian cantik rupawan walaupun lokasinya terpencil di tengah pedalaman hutan.

Pemandangan hijau, langit bersih, udara yang segar dan sejuk. Paling tidak itulah tiga hal yang dapat dinikmati Krayan, Kalimantan Utara. Dijamin betah berlama-lama menikmati ketenangan alam di pedalaman Kalimantan ini.

Beberapa waktu lalu tim Tapal Batas detikcom datang ke Krayan. Kami pun "secara tidak sengaja" datang ke sebuah desa bernama Desa Parupay.

Desa Tersembunyi, Namun Cantik di Pedalaman KalimantanDesa Parupay di Krayan. (Foto: Syanti Mustika/detikcom)

Dataran hijau membentang sangat luas. Kerbau-kerbau makan dengan lahap di lahan-lahan terbuka. Rumah-rumah berjajar rapi mengelilingi lapangan di sana. Dan desa itu dikelilingi oleh hijaunya perbukitan. Bisa dibilang ini adalah desa tersembunyi!

Dalam kesempatan ini, detikcom pun bertemu dengan Pak Parir, Kepala Desa Parupay. Dia pun dengan ramah menjelaskan bahwa mereka sedang mempersiapkan destinasi wisata untuk para wisatawan.

"Kita punya destinasi wisata di alam sana yang kita buat dua tahun yang lalu. Dan ini telah dikunjungi oleh wisatawan dari Kalimantan Barat. Kita punya peninggalan sejarah, ada dua patung buaya, ada pondok batu, batu arit dan satu kuburan. Kita juga punya dua air terjun setinggi 50 meter dan semuanya ada di dalam hutan kita," ungkap Parir.

Desa Tersembunyi, Namun Cantik di Pedalaman KalimantanFoto: (Syanti Mustika/detikcom)

Namun sayang sekali, detikcom tidak berkesempatan mengunjungi tempat-tempat yang dimaksud karena lokasinya yang berada di dalam hutan dan butuh waktu tidak singkat demi bisa mengunjungi semua tempat.

Desa Parupay sendiri memiliki 23 Kartu Keluarga dengan jumlah warga keseluruhan 89 orang. Dan mata pencarian utama dari desa ini adalah bertani. "Kita semua ada 89 orang termasuk anak kecil. Kita semua di sini bertani di sawah sebagai mata pencarian," ungkap Parir.

detikcom pun kembali mengamati sekeliling Desa Parupay dengan lebih saksama. Amboi, sungguh menyejukkan mata dan tak bikin bosan! Hamparan lapangan hijau begitu luas sepanjang mata memandang.

Desa Tersembunyi, Namun Cantik di Pedalaman KalimantanFoto: (Pradita//detikcom)

Rumah-rumah yang juga di cat berwarna-warni menambah kesan cantik, serasa kita berada di belahan dunia mana. Padahal ini berada di kawasan hutan Kalimantan.

Puluhan kerbau pun terlihat sehat dan dilepas begitu saja. Ahh ...ingin berlama-lama di suasana yang tenang seperti ini!




Bagi wisatawan yang ingin datang ke Desa Parupay, dipersilahkan saja. Namun, jangan lupa lapor dahulu ke kepala desa.

"Di Parupay tidak ada penginapan, dan sesuai aturan pemerintah kita menyambut kedatangan turis di sini. Satu hal yang harus diperhatikan adalah jika ada tamu, lapor dulu ke kepala desa," jelasnya.

Desa Tersembunyi, Namun Cantik di Pedalaman KalimantanFoto: (Syanti Mustika/detikcom)

Desa Parupay berada di belakang Pos TNI di Long Midang. Untuk masuk dan sampai ke dalam desa kamu harus menggunakan kendaraan karena lokasinya lumayan jauh untuk jalan kaki. Selama perjalanan ke arah desa pun kami dimanjakan dnegan hamparan sawah dan perbukitan hijau.

Kami ke sana pun setelah hujan dan jalanan sangat basah. Apalagi jalan ke arah desa bukanlah aspal, hanya jalan tanah biasa. Bisa bayangkan betapa terpacunya adrenalin kami melewati jalanan berlumpur tanah liat dengan puluhan lubang?

Namun, tidak apa. Adrenalin kami terbayar dengan pemandangan desa yang indah menawan, sehingga menyisakan kenangan manis dan cerita tentang kecantikannya.




Simak Video "Kucuran Keringat Demi Menerangi Perbatasan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA