Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jan 2020 15:41 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Cerita Sejarah tentang Kerajaan Galuh Ada di Museum Ini

Dadang Hermansyah
detikTravel
Museum Galuh di Ciamis (Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Di Ciamis ada museum yang menyimpan ratusan benda bersejarah yang berhubungan dengan Kerajaan Galuh. Seperti ini museumnya.

Museum merupakan tempat menyimpan benda-benda bersejarah masa lalu. Ciamis memiliki museum yang menarik dikunjungi. Salah satunya Museum Galuh Imbanagara di Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis. Ada apa saja di museum itu ?


Museum Galuh Imbanagara terletak di jalan Mayor Alibasyah no. 311 Imbanagara, Ciamis, tepatnya di depan kantor Kepala Desa Imbanagara. Dari jalan Nasional hanya berjarak sekitar 50 meter.

Meski ukurannya kecil tapi menyimpan ratusan benda pusaka peninggalan Kerajaan Galuh dan Bupati Galuh Imbanagara. Museum Galuh Imbanagara didirikan pada tahun 2004 atas gagasan dari Bupati Ciamis.

(Dadang Hermansyah/detikcom)(Dadang Hermansyah/detikcom)


Saat detikcom berkunjung Rabu (8/1/2020), terlihat berbagai benda pusaka seperti mahkota Bupati Galuh, keris, golok, hingga senapan tersimpan dalam lemari, yang usianya mencapai ratusan tahun. Tombak hingga pedang juga tersimpan pada tempatnya. Bahkan ada juga jenglot yang asal usulnya masih misterius.

Pada dinding museum terpampang tulisan-tulisan mengenai sejarah Kerajaan Galuh hingga silsilah Galuh. Terdapat juga koleksi foto-foto Kabupaten Galuh yang kini Kabupaten Ciamis masa lalu. Dan lukisan gambaran Bupati Galuh Imbanagara.

Sebelum dibangun museum, dulu benda pusaka ini disimpan di rumah keluarga keturunan Bupati Galuh yakni di rumah Raden Enggun (alm). Yang kini diwariskan kepada anaknya Raden Melita Tri Lestari. Benda pusaka ini diwariskan secara turun temurun.

Cerita Sejarah tentang Kerajaan Galuh Ada di Museum IniFoto: (Dadang Hermansyah/detikcom)

Tetapi setelah ada tinjauan dari Bupati Ciamis Oma akhirnya dibangun museum yang letaknya didepan balai Desa Imbanagara. Tujuannya agar benda bersejarah itu terawat dan dilestarikan.

"Isi museum ini juga sering dipamerkan ketika ada kegiatan kebudayaan di tingkat Kabupaten. Tidak semua hanya beberapa koleksi, setelahnya disimpan lagi," ujar pewaris, Raden Melita di museum.

Menurut informasi, Desa Imbanagara pada zaman dahulu lokasi ini merupakan pusat Pemerintahan Galuh setelah dipindahkan dari Gara Tengah oleh Raden Adipati Arya Jayanagara. Waktu itu Imbanagara bernama Barunai.Pada tanggal 15 Januari 1816 pusat Pemerintahan Galuh dipindahkan oleh Tumenggung Wirahadikusumah ke Cibatu, yaitu Kota Ciamis yang sekarang dan diperkirakan di sekitar Pendopo Bupati saat ini.

"Pengunjung ke museum ada, tapi kebanyakan dari luar daerah seperti Bandung, Jakarta yang ingin memperdalam sejarah Galuh. Sekarang kalau dari Ciamis yang berkunjung kebanyakan mahasiswa Universitas Galuh. Karena informasinya ada mata kuliah Kegaluhan. Bukan hanya mahasiswa sejarah saja, tapi banyak dari fakultas lainnya," jelas Melita.

 (Dadang Hermansyah/detikcom) (Dadang Hermansyah/detikcom)

Melita menuturkan untuk perawatan Museum Galuh Imbanagara ini masih secara swadaya. Ia berharap ada perhatian dari Pemkab Ciamis untuk perawatan dan penataan.

"Idealnya museum itu ukurannya besar, kalau sekarang masih kecil. Semoga ke depan ada perhatian dari pemerintah. Karen ini kan salah satu aset sejarah yang harus dilestarikan," ucap Melita.




Simak Video "PSBB Jabar Berlaku, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Ciamis"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA