Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Mar 2020 18:01 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Pemakaman Menteng Pulo yang Didatangi Raja-Ratu Belanda

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
pemakaman
Ereveld Menteng Pulo di bilangan Jalan Casablanca (Randy/detikcom)
Jakarta -

Selain ke Bogor, Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima juga mengunjungi Pemakaman Menteng Pulo. Sarat sejarah, tempat ini juga terbuka untuk umum.

Traveler yang bekerja di bilangan Jalan Casablanca dan Prof Dr Satrio tentu sudah tak asing dengan TPU Menteng Pulo yang berlokasi persis di sisi kiri dan kanan jalan. Hanya yang tak banyak orang tahu, ada komplek pemakaman khusus Belanda di dalamnya.

Kerap disebut sebagai Ereveld Menteng Pulo, komplek pemakaman khusus ini dikelola langsung oleh Oorlogsgravenstichting (OGS) atau Yayasan Makam Kehormatan Belanda. detikcom pun sempat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu.

Raja dan Ratu Belanda di Ereveld Menteng PuloRaja dan Ratu Belanda di Ereveld Menteng Pulo Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Dipisahkan oleh tembok dan pagar khusus, komplek pemakaman ini tampak begitu megah dan berbeda dengan TPU Menteng Pulo di sebelahnya. Isinya pun sedikit berbeda dengan pemakaman pada umumnya.

Dikelola langsung oleh OGS, Ereveld Menteng Pulo memang dikelola secara mandiri oleh Pemerintah Belanda langsung. Mulai dari penataan makam dan lainnya, agak berbeda dengan komplek pemakaman pada umumnya.

Di Ereveld Menteng Pulo, papan nisan yang ada dijajar dengan rapi dan simetris. Identitas agama dari tiap makam pun dapat dilihat dari bentuk papan nisannya, bukan dari kompleknya.

Mengenal Pemakaman Menteng Pulo yang Didatangi Raja BelandaFoto: (Randy/detikcom)

Secara teknis, mayoritas orang yang gugur di sini merupakan korban dari kekejaman camp konsentrasi Jepang. Ada juga beberapa yang gugur saat perang antara Belanda dan Indonesia pada masa revolusi.

Namun, makam ini tak hanya menyimpan jenazah dari orang Belanda yang gugur di Batavia. Tak sedikit juga makam dari orang Indonesia yang dulu tergabung dalam prajurit Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda.

Kemudian dapat dijumpai juga makam dari pihak tentara persemakmuran Inggris (Amerika, Kanada, Inggris, Australia) yang berdampingan dengan Ereveld Menteng Pulo. Seluruhnya merupakan korban dari pihak militer.

Kini, komplek pemakaman itu hadir untuk mengingat para orang Belanda dan lainnya yang gugur di Batavia. Lebih dari itu, pemakaman tersebut juga mengingatkan kita semua akan akibat dari perang yang tak perlu terulang lagi.

Mengenal Pemakaman Menteng Pulo yang Didatangi Raja BelandaFoto: (Dodi Bayu Wijoseno/d'Traveler)

Hal itu juga yang diungkapkan oleh Direktur Utama OGS, Theo WB Vleugels, dalam kunjungannya ke Jakarta di bulan Maret tahun 2018 silam.

"Ini bukan tentang politik atau benar salah, ini adalah tentang nyawa yang hilang akibat perang. Perang merupakan hal yang konyol. Saya berkiprah di militer selama 14 tahun, saya mengerti," ujar Theo pada detikcom (28/18).

Apabila ingin datang dan melihat langsung, pemakaman Ereveld Menteng Pulo pun terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Jam bukanya adalah setiap hari, dari pukul 07.00-17.00 WIB.

Per seorangan boleh datang kapan saja, tapi reservasi harus dilakukan jika datang dalam kelompok atau untuk keperluan penulisan, foto dan shooting video.



Simak Video "Netizen Ramai-ramai Ucapkan 'Selamat Ulang Tahun Jakarta'"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA