Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Jun 2020 07:18 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Patung & Monumen Unik di Jakarta (1)

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Tugu Tani, Patung Tani Jakarta
Patung di Jakarta (Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Sebagai kota metropolitan, Jakarta punya sejarah panjang yang menarik disimak. Perjalanannya bisa dilihat dari patung dan monumen yang ada.

Dalam waktu dekat Jakarta akan kembali berulang tahun pada 22 Juni mendatang. Tapi, apakah traveler mengenal Jakarta dan segala sudutnya?

Salah satu cara paling sederhana untuk mengenalnya adalah dengan lewat patung dan monumen yang tersebar di Jakarta. Bukan tanpa alasan, tiap patung dan monumen yang ada di Jakarta mewakili cerita dan sejarah perjalanan Jakarta selama ratusan tahun sejak merdeka.

detikcom pun berkesempatan untuk melihat dan mengenal lebih jauh Jakarta lewat tur virtual patung & monumen di Jakarta yang diselenggarakan oleh Jakarta Good Guide (JGG) pada akhir pekan lalu.

Dipandu oleh pemandu berlisensi dari JGG, Kartika Desma, setidaknya ada 8 patung yang berdiri di Jakarta dengan sejarah panjangnya. Dirangkum detikcom, berikut bagian pertama:

1. Patung Hermes

Bagi traveler penggemar tas branded bermerek Hermes, mungkin sudah tak asing dengan patung yang namanya diambil dari mitologi Yunani ini. Di Jakarta, Patung Hermes yang identik dengan Museum Sejarah Jakarta ini sudah ada dari tahun 1920 silam.

"1920 patung ini dibeli orang Belanda, orang Jerman dapat kewarganegaraan Belanda mempunyai bisnis semacam buka toko koleksi. Ini salah satunya, dia beli 1920 dan dia bawa ke Batavia," kata Kartika.

Patung Dewa Hermes di Museum FatahillahPatung Dewa Hermes di Museum Fatahillah Foto: Ari Saputra

Hanya sebelum dipindahkan ke Kota Tua, patung ini ternyata lebih dulu berdiri di kawasan simpang Harmoni. Ada alasan kenapa patung itu dipindahkan dari lokasi aslinya.

"Patung itu sebenarnya ada di Harmoni. Pernah ada pencurian dan pencurinya itu tergolong rapi, berhasil mencuri tongkat itu dengan sangat mulus," ujar Kartika.

Dengan alasan itu, akhirnya Patung Hermes pun dipindahkan dari lokasi aslinya demi keamanan. Adapun dalam perjalanannya, tongkat di patung itu pernah dicuri sebanyak dua kali. Adapun dapat juga ditemui patung Hermes di Harmoni yang merupakan replika dari patung aslinya.

2. Patung Tugu Pahlawan

Traveler yang sering lewat kawasan Tugu Tani di Jakarta Pusat tentu sudah tak asing dengan Patung Tugu Pahlawan atau yang akrab disapa Patung Tugu Tani. Ya, patung ini berdiri di tengah bundaran kawasan Tugu Tani.

Dibangun di zaman Presiden Sukarno, patung ini menjadi yang pertama diinisiasi oleh sang Bapak Proklamator. Dibangun tahun 1963, patung itu menjadi penanda akan lawatan Sukarno ke Rusia.

Tugu Tani, Patung Tani JakartaTugu Tani, Patung Tani Jakarta Foto: Ari Saputra/detikFoto

Awalnya, Sukarno terpesona akan sejumlah patung yang banyak ditemui di Rusia. Di momen yang sama, ia juga berjumpa dengan perupa Rusia yang akhirnya diminta tolong untuk membuat patung tersebut.

"Matvey Manizer, ketemu Soekarno. Sudah 60-an, beliau vakum lalu diundang ke Indonesia buat bikin patung. Dibuat di Rusia, diantar via laut," Kartika mengisahkan.

Menariknya, sosok patung tersebut dibuat oleh Matvey sesuai dengan budaya Indonesia. Matvey melihat, kalau sosok petani adalah ciri khas bangsa Indonesia kala itu.

"Folklore orang Indonesia yang merantau untuk berperang. Dominannya petani yang dilepas sama ibunya. Jadi, kayak dia mau mengembara," kata Kartika.

Lebih lanjut, patung tersebut diprakarsai Sukarno sebagai penghargaan dan pengingat akan jasa para pahlawan. Namun, latar belakang Rusia hingga sosok petani juga sempat membuat patung itu disebut sarat nuansa Komunis. Padahal, bukan seperti itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Strategi None Jakarta Promosikan Wisata saat New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA