Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 23 Jun 2020 09:46 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengagumi Museum Benteng Vredeburg di Yogyakarta

Museum dan benteng di Yogyakarta.
Foto: (tiaranayla90/d'Traveler)
Yogyakarta -

Banyak tempat wisata di Yogyakarta yang menyimpan banyak sejarah, salah satunya Museum Benteng Vredeburg. Lokasinya masih dekat Malioboro.

Museum Benteng Vredeburg sangat dekat dengan perempatan Titik Nol Kilometer yang sangat padat dengan para wisatawan, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kota Yogyakarta. Bangunan yang dibangun pada tahun 1760-an oleh Sri Sultan Hamengku Buwono ini mempunyai pesona keren yang mampu mencuri perhatian para wisatawan yang hanya sekedar lewat lalu memutuskan untuk berkunjung ke museum tersebut.

Traveler tidak perlu khawatir, karena Museum Benteng Vredeburg ini buka setiap harinya pada hari Senin sampai hari Minggu pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB. Cukup mengeluarkan uang Rp 2.000 untuk anak-anak, Rp 3.000 untuk dewasa, dan untuk wisatawan mancanegara cukup mengeluarkan uang Rp 10.000. Bangunan yang memiliki tinggi kurang lebih 5 meter ini memiliki ciri khas dari arsitektur Belanda.

Halaman luar dan halaman dalam Museum Benteng Vredeburg ini sangat luas, membuatnya kerap dijadikan sebagai tempat study tour anak-anak sekolah. Tidak hanya sekedar dijadikan tempat wisata, tetapi para wisatawan juga bisa menambah wawasan sejarah di sini. Para wisatawan yang berkunjung juga ikut merasakan getaran pada masa penjajahan Belanda.

Museum dan benteng di Yogyakarta.Interior Benteng Vredeburg (tiaranayla90/d'Traveler)

Yang awalnya pada masa penjajahan Belanda digunakan sebagai benteng, pada tahun 1998 diresmikan pemerintah sebagai salah satu museum di Indonesia yang menyimpan sejarah. Cat tembok bangunannya yang serba putih ini membuat para wisatawan berlomba-lomba untuk mendapatkan foto keren di setiap sudut bangunannya. Saya sangat kagum karena arsitektur bangunannya masih sangat terawat.

Banyaknya bangunan di dalam Vredeburg ini dijadikan tempat diorama yang berisi tentang sejarah, yaitu: peristiwa Pangeran Diponegoro, masa kependudukan Jepang, proklamasi kemerdekaan Indonesia, agresi militer Belanda, perjanjian Renville, pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat, peristiwa Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan masa Orde Baru.

Tidak hanya cerita tentang perjalanan Indonesia merebut kemerdekaan saja, tetapi di dalam ruangan diorama ini kita disuguhkan berbagai benda-benda bersejarah, alat-alat bersejarah, dan juga tokoh sejarah yang berupa patung. Miniatur tersebut disusun dengan sangat rapi dan dibuat sedetail mungkin menyerupai tokoh-tokoh bersejarah.

Museum dan benteng di Yogyakarta.Suasana di dalam benteng (tiaranayla90/d'Traveler)

Tidak hanya ruang diorama dan arsitektur bangunan yang mampu mencuri perhatian para wisatawan, tetapi fasilitas yang dimiliki Museum Benteng Vredeburg ini sangat lengkap. Adanya toilet, tempat ibadah (mushola), ruang audio visual, kantin, cafe dan ruangan diorama nya yang dikelilingi AC. Fasilitas tersebut membuat kita semakin nyaman untuk menelusuri museum ini lebih dalam lagi.

Pengalaman yang sangat menarik bagi saya pribadi bisa berkunjung ke tempat bersejarah ini. Jadi untuk kalian yang ingin berkunjung ke tempat wisata sambil belajar sejarah, kalian bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg ini.

Letaknya yang strategis dan banyak peninggalan sejarah penuh makna yang disimpan di museum ini. Dengan tiket yang murah kalian bisa menghabiskan waktu dan memori kamera kalian dengan foto-foto yang keren.

---

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Farisa Iffa Tiara Dewi dan sudah tayang di d'Travelers Stories.



Simak Video "Berkunjung ke Museum Otomotif Kuno di Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA