Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Jul 2020 08:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

TN Baluran Situbondo Akan Bangun Rest Area Berkelas Internasional

Ghazali Dasuqi
detikTravel
Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran Situbondo (Ghazali Dasuqi/detikcom)
Jakarta -

Untuk menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, Taman Nasional Baluran Situbondo terus berbenah. Apa saja yang akan dibangun?

Kawasan konservasi flora dan fauna yang ada di Kecamatan Banyuputih akan segera dilengkapi sarana dan prasarana penunjang. Mulai dari rest area, pusat informasi hingga restoran, di beberapa titik kawasan TN Baluran.

Pembangunan sarana prasarana penunjang sektor pariwisata itu bahkan kini mulai dilakukan. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap oleh PT Baluran Savana Paradise (BSP), dengan total nilai investasi mencapai Rp 1,2 triliun. Praktis, pengembangan sektor wisata TN Baluran ini langsung mendapat apresiasi dari pemkab Situbondo.

"Tentu kami menyambut baik, karena itu akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Sehingga nantinya juga akan berimbas dan menjadi daya tarik tersendiri bagi 20 wisata unggulan yang ada di Situbondo," kata Kepala Dinas Pariwisata Situbondo, Tutik Margiyanti kepada detikcom, Sabtu (25/7/2020).

Taman Nasional BaluranTaman Nasional Baluran Foto: (Ghazali Dasuqi/detikcom)

Pembangunan sarana dan prasarana penunjang sektor wisata Taman Nasional Baluran, merupakan konsesi yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui pihak ketiga atau investor. Menurut Tutik, kawasan wisata TN Baluran itu akan dikelola PT BSP hingga 55 tahun ke depan. Sehingga pembangunannya juga akan dilakukan secara bertahap.

"Makanya kami menyampaikan apresiasi kepada PT BSP," kata Tutik Margiyanti.

Sebelumnya, Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto menilai, pembangunan sarana dan prasarana penunjang sektor wisata TN Baluran merupakan langkah pembaharuan dan strategis yang akan menggairahkan sektor pariwisata. Khususnya di wilayah Situbondo.

Lalu, izin pembangunan sarana prasarana penunjang pariwisata di TN Baluran itu ada beberapa titik. Di antaranya, di kawasan Bekol, yang akan dibangun sarana resto, rest area, dan pusat informasi. Selain itu, di kawasan Bitakol dan Batu Hitam, yang akan dibangun rest area kelas internasional, serta di kawasan Wisata Pantai Se Jile.

"Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah akan memperjuangkan usulan rencana strategis nasional. Salah satunya pintu keluar jalan tol (exit tol) di Situbondo ditambah satu pintu keluar, sehingga akses ke Taman Nasional ini mudah dijangkau," tandas Bupati Dadang.

Taman Nasional BaluranTaman Nasional Baluran Foto: (Ghazali Dasuqi/detikcom)

Komisaris Utama PT BSP, Gandung Troy Sulistiyantoro mengaku memilih berinvestasi di Taman Nasional Baluran Situbondo, karena masih alami dan cenderung lengkap. Mulai dari alam pegunungan, pantai, hingga kawasan hutan. Namun selama ini potensi alam tersebut kurang didukung kelengkapan sarana penunjang yang memadai.

Tahap awal, pembangunan pihaknya akan membangun restoran dan pusat informasi di kawasan padang savana Bekol. Berikutnya, pembangunan akan dilakukan di kawasan Batu Hitam, yang lokasinya sekitar 20 menit dari Bekol. Di tempat ini akan dibangun rest area berkelas internasional.

"Kebetulan di lokasi itu suasananya nyaman, pemandangannya juga bagus. Sehingga layak dibangun resort dan resto," ujar Gandung.

Sesuai rencana awal, nilai investasi PT BSP untuk pembangunan sektor wisata TN Baluran sekitar Rp1,2 triliun. Tapi itu akan dilakukan secara bertahap. Konsep investasinyapun tidak seluruhnya untuk membangun properti. "Sebagian juga untuk sharing dengan masyarakat sekitar, agar punya rasa memiliki," tutur Gandung.

Sementara Kepala Taman Nasional Baluran Situbondo, Pudjiadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Situbondo yang selama ini terus membantu memfasilitasi pengembangan Taman Nasional Baluran. Bahkan beberapa waktu lalu, papar dia, Dinas Pariwisata Situbondo telah melakukan evaluasi terkait persiapan dibukanya kembali TN Baluran.

"Tentunya, ya standar protokol kesehatan. Diperkirakan wisata di sini dibuka pada pekan depan," ujar Pudjiadi.



Simak Video "Penangkaran Merak di Alam Liar Situbondo"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA