Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 29 Jul 2020 17:44 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Hutan Pinus Mangunan, Dulunya Tandus Kini Digemari Wisatawan

Ahmad Zhafran Makarim
detikTravel
Hutan Pinus Mangunan
Foto: (Ahmad Zhafran Makarim/d'travelers)
Bantul -

Bicara tentang Yogyakarta pastinya tidak akan pernah ada habisnya. Mulai dari kuliner, wisata alam hingga sejarahnya menarik untuk dibahas.

Salah satu tempat objek wisata alam di Yogyakarta yang sudah menjadi tempat favorit untuk berkunjung yaitu Hutan Pinus Mangunan. Lokasinya di Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tempat wisata ini dibuka pada pukul 09.00 - 17.00. Dengan tiket masuk yang cukup murah, kita dapat menikmati keindahan alam, biaya parkir kendaraannya Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Untuk menuju Hutan Pinus Mangunan, wisatawan harus melewati jalan tanjakan dan turunan yang berkelak kelok.

Awalnya, Hutan Pinus Mangunan ini adalah kawasan yang tandus, tetapi pengelola hutan setempat melakukan penghijauan dengan menanam beberapa pohon, salah satunya yaitu pohon pinus. Karena dirasa berhasil melakukan penghijauan, pengelola hutan menjadikan sebagai tempat wisata.

Hutan Pinus MangunanHutan Pinus Mangunan Foto: (Ahmad Zhafran Makarim/d'travelers)

Ada berbagai fasilitas yang tersedia, seperti tempat ibadah, toilet Umum, tempat parkir yang luas, dan juga terdapat warung - warung. Wisatawan juga dapat melihat indahnya sunrise dan sunset, dengan berbagai spot untuk berfoto.

Kita dapat melihat pohon pinus yang tinggi menjulang, pohon ini termasuk dalam jenis pinus merkusii. Jenis pinus ini merupakan tumbuhan asli Indonesia yang memiliki akar tunggang dengan sistem perakaran yang cukup dalam dan kuat. Pohon pinus merkusii dapat tumbuh dengan tinggi 20-40 meter.

Di sana, kita dapat menikmati keindahan alam dengan tenang, sejuk dan udah yang masih bersih, karena jauh dari hiruk pikuk kota yang identik dengan suara bising kendaraan, polusi dan lain sebagainya. Dengan kesejukan yang ditawarkan, pastinya membuat pengunjung betah untuk berlama lama menghabiskan waktu berlibur.

Tetapi tidak disarankan untuk pengunjung menggunakan pakaian yang terlalu tipis atau terbuka, karena disana memiliki hawa yang dingin walaupun siang hari.

---

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Ahmad Zhafran Makarim dan sudah tayang di d'Travelers Stories.



Simak Video "VW Cabrio Borobudur Lakukan Simulasi Trip Wisata Sambut New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA