Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 07 Agu 2020 15:07 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Profil Pantai Goa Cemara, Spot Wisata Eksotis meski Makan Korban

Rosmha Widiyani
detikTravel
Pantai di Yogya
Foto: (anggitarkwardani/d'Traveler)/Profil Pantai Goa Cemara, Spot Wisata Eksotis meski Makan Korban
Yogyakarta -

Pantai Goa Cemara pada Jumat (7/8/2020) menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan warganet hingga masuk Google Trends. Spot wisata eksotis ini pada Kamis (6/8/2020) diketahui baru saja memakan korban.

Sebanyak tujuh orang wisatawan asal Kabupaten Sleman terseret ombak saat bermain air di Pantai Goa Cemara, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Sebanyak dua di antaranya berhasil dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia, sedangkan lima korban saat itu masih dalam pencarian.

"Tim SAR gabungan yang terlibat pada pencarian hari ini kurang lebih 50 personel dari berbagai unsur. Sampai pukul 17.30 WIB pencarian hari pertama masih nihil dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB," kata Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso.

Pantai Goa Cemara tak pernah absen dari lokasi wisata yang wajib dikunjungi jika berlibur di Yogyakarta. Meski begitu, peringatan bagi para wisatawan yang sedang bermain di lokasi tersebut juga selalu disampaikan tim SAR dari Basarnas maupun BPBD.

Berikut profil Pantai Goa Cemara di selatan Yogyakarta:

1. Letak Pantai Goa Cemara

Dikutip dari situs Pantai Goa Cemara, secara administratif lokasi wisata ini terletak di dusun Patihan, kecamatan Gadingsari, kabupaten Bantul, propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Goa Cemara dapat diakses melalui Jl Lintas Selatan DIY, melalui jalur Jl Samas, Jl Pandansimo, Jl Kuwaru, Jl Patihan, dan Jl Pantai Goa Cemara.

2. Tiket masuk Pantai Goa Cemara

Dalam situsnya, harga tiket masuk Pantai Goa Cemara yang berlokasi di wilayah Bantul tersebut tidak disebutkan. Namun jika ingin naik ke mercusuar setinggi 40 meter di pantai tersebut, pengunjung wajib membayar Rp 5000 untuk dua orang. Dikutip dari situs visitingjogja, pengunjung bisa hamparan hutan cemara, pantai di sekitarnya, dan laut biru.

3. Kondisi Pantai Goa Cemara saat ini

Pantai Goa Cemara sempat ditutup untuk menekan risiko penularan COVID-19 mengikuti himbauan Maklumat Kepolisian RI, Himbauan Pemprov DIY, Instruksi Bupati Bantul. Penutupan disebut dalam waktu tidak terbatas yang diiringi pembenahan kawasan wisata tersebut. Namun Pantai Goa Cemara saat ini sudah bisa dikunjungi tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

4. Sejarah dan mitos Pantai Goa Cemara

Seperti pantai lain yang terletak di Yogyakarta, Pantai Goa Cemara tidak lepas dari sejarah dan mitos soal Nyi Roro Kidul. Ombak besar, korban yang seolah terhisap, dan jasad yang kadang tidak ditemukan selalu dikaitkan dengan keberadaan penguasa Laut Selatan tersebut.

Ilmu pengetahuan kemudian membuktikan yang terjadi di balik sejarah dan mitos Pantai Goa Cemara. Sebelumnya dikutip dari situs BPBD Kabupaten Bantul DIY, tim SAR berhasil menyelamatkan satu orang pengunjung pantai Goa Cemara pada 2018. Pengunjung awalnya sedang bermain air ketika tiba-tiba datang ombak besar.

5. Kelebihan dan kekurangan Pantai Goa Cemara

Lanskap hutan cemara yang rimbun hingga menjadi ciri khas pantai yang bikin wisatawan penasaran. Dikutip dari situs Kecamatan Sanden, pantai ini juga memiliki lorong panjang menyerupai Goa yang terbentuk oleh ratusan pohon cemara.

Nilai lebih Pantai Goa Cemara lainnya adalah terletak di bentang gumuk pasir antara Muara Sungai Opak dan Sungai Progo. Lokasi ini menjadikan Pantai Goa Cemara eksklusif sebagai satu-satunya pantai di bentangan gumuk pasir di Asia dan hanya beberapa di dunia.

Meski memanjakan mata, pengunjung harus mewaspadai risiko ombak besar dan rip current di wilayah Pantai Goa Cemara. BPBD Kabupaten Bantul memperingatkan pengunjung selalu waspada dan tidak berenang atau bermain air terlalu jauh ke pantai. Rip current adalah arus balik yang kuat dan berbahaya dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam.

(erd/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA