Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 10 Agu 2020 09:44 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenang Upacara Hardiknas di Gunung Bromo Jelang Agustusan

Shifa Sukma
detikTravel
Mengenang Upacara Hardiknas di Gunung Bromo Jelang Agustusan
Upacara bendera Hardinkas di Gunung Bromo waktu itu. (Shifa Sukma/d'Traveler)
Probolinggo -

Kesempatan untuk menjalankan upacara Hari Pendidikan Nasional (hardiknas) di Gunung Bromo itu kami dapatkan tahun 2018. Ingin rasanya ke sana lagi pada HUT RI nanti.

Waktu itu, saya duduk di bangku SMK di jurusan pariwisata kelas 12 semester akhir. Kami memiliki acara rutin dua tahun sekali kala itu, mengunjungi Gunung Bromo di Jawa Timur bersama adik tingkat. Itu sebagai salah satu tanggung jawab untuk mengenalkan destinasi wisata di Indonesia di sekolah.

Kami berangkat pada tanggal 2 Mei dini hari. Niatnya memang untuk mendapatkan momen sunrise.

Dari penginapan, kami menempuh waktu satu jam dan 30 menit dengan mobil travel. Sesampainya di kawasan Gunung Bromo, kami langsung menuju titik untuk mendapatkan sunrise.

Jalannya menanjak. Hawanya dingin. Di saat bersamaan, kami kedinginan namun juga berkeringat.

Tak perlu khawatir kehausan atau kelaparan saat mengejar sunrise. Di sepanjang tanjakan ini, banyak sekali penjual kopi dan cemilan.

Tak berapa lama, kami sampai di titik untuk melihat sunrise. Betul-betul luar biasa. Lelah dan dingin terbayar tuntas.

Usai menikmati pemandangan sunrise Gunung Bromo, kami turun dan berganti kendaraan dengan naik jeep untuk mengelilingi savana dan padang pasir di kawasan yang lebih dekat dengan Gunung Bromo. Jeep yang bermuatan delapan hingga 10 orang membawa kami untuk berkeliling dan beratraksi di padang pasir kawasan Gunung Bromo.

Momen itu tak mudah dilupakan. Kepergian kami ke Gunung Bromo bertepatan tanggal 2 Mei yang menandakan Hari Pendidikan Nasional (hardiknas). Agar momen di Gunung Bromo makin istimewa, sejak awal kami merancang untuk menggelar upacara hardiknas.

Peralatan seperti bendera dan buku Pancasila kami siapkan sejak dari rumah. Komandan upacara dan pletonnya masing-masing juga sudah kami siapkan.

Dengan percaya diri kami baris-berbaris dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan lantang dalam upacara itu. Aksi kami rupanya menarik perhatian traveler lain. Mereka ikut bernyanyi dan hormat kepada bendera.

Selama upacara di Gunung Bromo itu berlangsung, kami menjadi sorotan masyarakat karena hal yang jarang terjadi di destinasi wisata.

Nah, sebentar lagi perayaan hari ulang tahun RI. Sudahkah traveler memiliki rencana untuk merayakannya?

***

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Shifa Sukma, dan sudah tayang di d'Travelers Stories.



Simak Video "Dibuka Kembali, Berikut Peraturan Wisata Gunung Bromo"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA