Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Sep 2020 19:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kota Bandung Bikin Wisata Edukasi Ternak Domba-Lele

Wisma Putra
detikTravel
UPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota Bandung
UPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota Bandung (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Bandung menyulap UPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan menjadi tempat wisata edukasi. Apa yang bisa dilakukan di sana?

Kita bisa belajar melakukan pembibitan, pembenihan terhadap beragam macam tanaman pangan, hortikultura, ikan dan hewan ternak di UPT TPHP. Lokasi wisata edukasi ini berada di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru.

"Sesungguhnya, dulu ketika saya lihat ke sini, spirit kita untuk membangun ketahanan pangan. Tapi kalau sudah begini, indah, enak view-nya, bagus, ya nanti kalau dijadikan tempat wisata lebih bagus lagi," kata Oded kepada detikTravel, Minggu (20/9/2020).

Di kawasan UPT TPHP terdapat sawah, tempat budidaya ikan nila, lele, peternakan domba, ayam, burung puyuh dan bebek. Selain itu terdapat beragam tanaman buah seperti pisang, durian, mengkudu, nangka dan lainnya.

Tak hanya itu, wisata edukasi ini memiliki beragam sayuran pun di tanam di tempat ini, seperti kangkung, bayam, pakcoy, jantung dan jenis sayuran lainnya. Karena berbasis lingkungan, Oded menyebut kawasan tersebut bisa juga menjadi kawasan ekowisata.

"Kita siapkan jadi ekowisata," tambahnya.

"Semuanya terintegrasi, jerami dikasih ke kambing, jagung juga sama diberikan ke ayam, digiling jadi pakan ayam, bonggolnya untuk domba, batang jagungnya diberikan untuk domba juga. Kemudian pohon nangka, mengkudu, durian semua daunya di-cooper dikasih ke domba dan difermentasi. Itu yang disebut terintegrasi," ungkap dia lagi.

UPT TPHP ada tempat budidaya ikan, yang di mana airnya dapat disalurkan ke persawahan. Oded juga menyebut, nanti sawahnya tidak lagi pakai pupuk urea, melainkan cukup dengan pupuk organik.

UPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota BandungUPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota Bandung (Foto: Wisma Putra/detikcom)

"Teorinya kalau pakai pupuk organik kalau satu hektar itu cuman 6 ton, ini bisa 8-10 ton hasilnya," ujarnya.

Saat mengunjungi, UPT TPHP lokasi tersebut sudah tertata rapih dan rimbun dengan pepohonan. Terdapat puluhan kolam lele dan ikan nila dengan sistem bioflok, ada juga kebun sayur secara hidroponik. Sementara itu, untuk peternakan terpisah ada di dekat pintu masuk.

Dispangtan juga sedang membuat view deck yang nantinya tempat tersebut asyik digunakan untuk berswafoto dengan lanskap pemandangan sawah. Tidak jauh dari view deck tersebut kita bisa memasang hammock di pohon kelapa.

UPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota BandungUPT Pembibitan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kota Bandung (Foto: Wisma Putra/detikcom)

Fungsi pertanian terintegrasi

Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan UPT TPHP Dispangtan Kota Bandung berfungsi melakukan pembibitan, pembenihan terhadap tanaman pangan, hortikultura dan peternakan.

"Sekarang kita mencoba mengembangkan lebih lanjut pertanian terintegrasi, itu kita lakukan karena Kota Bandung tidak memiliki banyak sawah yang adapun sangat terbatas. Dengan keterbatasan ini, kita ingin memaksimalkan, mengoptimalkan fungsi lahan dan sumber daya air, terutama di sini lahan pertanian di sini sawah tiada hujan, artinya satu kali, tidak terairi secara rutin," ujar Gin Gin.

"Kita coba pertanian terpadu sehingga pengguna air bisa lebih efisien, bisa lebih terarah, dari sisi sawah dan padi paling tidak dalam setahun dua kali, tapi tidak hanya itu, kita juga kembangkan pertanian terintegrasi," tambahnya.

Gin Gin menyebut, hal tersebut dilakukan untuk memenuhi ketahanan pangan keluarga, selain itu juga sekecil apapun lahannya dapat dimanfaatkan.

"Fungsinya sama, memaksimalkan dan menjadikan ketahanan pangan rumah tangga sehingga semua lahan termanfaatkan dan dari sisi kebutuhan bisa terpenuhi, juga sisi ekonomis pun bisa bertambah," pungkasnya.



Simak Video "Pameran Senjata, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA