Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 06 Okt 2020 06:11 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

5 Rute Sepeda Menarik di Yogyakarta Buat Penggemar Gowes

Antara
detikTravel
Bersepeda di Yogyakarta.
Ilustrasi wisata sepeda di Yogyakarta (angga.0499/d'Traveler)
Yogyakarta -

Traveler pecinta wisata gowes di Yogyakarta kian dimanjakan lewat aplikasi JSS. Kamu bisa mengakses lima rute sepeda di Kota Gudeg lewat aplikasi itu.

Wisatawan yang hendak menikmati rute wisata sepeda di Yogyakarta dapat dengan mudah mengakses rute yang ingin dilalui melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) di menu Gowes Kota Yogyakarta.

"Supaya wisatawan, khususnya wisatawan dari luar Kota Yogyakarta tidak kesulitan menikmati rute wisata sepeda tersebut, maka cukup mengaksesnya melalui Jogja Smart Service (JSS)," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi di Yogyakarta, seperti dilansir detikTravel dari Antara.

Dalam aplikasi tersebut bisa dilihat lima rute sepeda yang masing-masing memiliki tema tersendiri sekaligus jalur dan jarak tempuh yang akan dilalui. Total terdapat lima rute wisata sepeda yang disiapkan.

Berikut lima rute wisata sepeda di Yogyakarta:

1. Rute Romansa Kota Lawas

Rute pertama bertema Romansa Kota Lawas dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer. Rute tersebut diawali dari depan kantor Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta di Kotabaru menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sajiono, Jalan Juandi, Jalan Ipda Tut Harsono, Jalan Kusumanegara menuju kawasan Kotagede dan berakhir di Bandung Lepen Giwangan.

Di sepanjang jalur tersebut, wisatawan dapat menikmati suasana warisan Kotabaru yang dipenuhi dengan bangunan bergaya Indis, Masjid Perak Kotagede, menikmati kuliner di Lapangan Karang, Masjid Besar Mataram, Taman Gajah Wong dan menikmati kesegaran alam di Bendung Lepen.

2. Rute Tilik Jeron Beteng

Rute dua yang disiapkan bertema Tilik Jeron Beteng sepanjang 8,8 kilometer yang diawali dari Pasar Pakuncen, Kampung Ketanggungan, Sindurejan, Suryodiningratan, Magangan dan berakhir di Plaza Pasar Ngasem.

Di sepanjang rute tersebut, wisatawan dapat menyusuri situs Keraton Yogyakarta dan mengulik potensi di sekitar Keraton, Taman Sari, Alun-alun Yogyakarta serta menyusuri Sungai Winongo sisi Selatan serta menikmati Bendung Tanjung.

"Kawasan ini menawarkan suasana zaman dulu di Yogyakarta dengan sensasi yang berbeda," katanya.

3. Rute Jajah Kampung Susur Sungai

Rute ketiga wisata gowes di Jogja bertema Jajah Kampung Susur Sungai sepanjang 6,7 kilometer, yaitu menikmati suasana di seputar Sungai Winongo dan Sungai Code sembari menikmati potensi seni dan budaya seperti Jathilan, menikmati kampung sayur, kerajinan dan kuliner.

"Jika menjelajah pada hari Minggu, maka wisatawan juga dapat menikmati Pasar Minggo Code yang menjajakan kuliner dari warga sekitar," katanya.

4. Rute Jajah Kampung

Rute keempat bertema hampir sama, yaitu Jajah Kampung yang menawarkan wisata di seputar kawasan warisan dengan bangunan-bangunan kuno seperti di Museum Wiratama, bengkel kereta api Balai Yasa, hingga makam Wijaya Brata. Rute ini menempuh jarak 6,5 Km.

"Rute ini melewati kampung wisata yang menjadi sentra batik jumputan, wayang karakter hingga cosplay yang sudah dijual hingga mancanegara," katanya.

5. Rute Taman Pintar

Rute terakhir wisata gowes Yogyakarta itu berada di sekitar Taman Pintar Yogyakarta sepanjang 6,5 Km. Wisatawan akan diajak bersepeda dari Taman Pintar menuju ke arah Selatan dan berakhir di Giwangan yang nantinya akan menjadi lokasi Taman Pintar 2.

Rute ini melewati kampung yang selama ini dikenal sebagai kampung turis, yaitu Kampung Prawirotaman serta di Kampung Keparakan yang selama ini menjadi sentra kerajinan sandal kulit, kaos, tas hingga batik dan lurik serta kuliner sepanjang Sungai Code.

Wisata sepeda di Yogyakarta berkeliling kampung ini adalah wisata yang santai. Wisatawan akan menikmati keramahan masyarakat dan potensi-potensi di perkampungan," katanya.

Melalui wisata gowes tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya untuk menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat secara langsung yang terdampak pandemi COVID-19.

"Tentu saja, semuanya harus dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan atau pakai hand sanitizer," kata dia.



Simak Video "Menikmati Keindahan Candi Borobudur Sambil Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA