Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 14 Nov 2020 18:48 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Bukit Anak Dara, Replika Mini Rinjani di Lombok yang Terbakar

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Bukit Anak Dara
Bukit Anak Dara di Desa Sembalun, Lombok Timur (Agus Salim/d'Traveler)
Sembalun -

Objek wisata Bukit Anak Dara di Lombok dikabarkan tengah terbakar. Padahal, bukit ini begitu indah dan kerap dijuluki kembaran Rinjani versi mini.

Dikabarkan oleh akun Instagram resmi pengelola objek wisata Bukit Anak Dara Jumat kemarin (13/11), perihal kabar terbakarnya bukit tersebut. Hingga hari Sabtu ini (14/11/2020), kebakaran pun disebut masih terjadi dan belum padam.

"Sampai saat ini api yang di Bukit Anak Dara sebagian bisa kami padamkan. Kami tidak berani mengambil resiko, karena api besarnya setinggi rumah," tulis mereka.

[Gambas:Instagram]



Di kalangan traveler setempat, bukit yang berada di lereng Gunung Rinjani ini juga begitu populer. Alasannya, bukit ini disebut mirip dengan Rinjani.

Berlokasi persis di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, mendaki Bukit Anak Dara seperti mendaki miniatur dari Gunung Rinjani. Jalur pendakiannya hampir mirip dengan jalur pendakian Gunung Rinjani, tetapi lebih pendek.

Awal track saja traveler sudah disuguhi dengan tanjakan yang belum terlalu terjal, diselingi dengan ilalang yang hampir menutupi badan. Setelah itu akan disambut hutan yang lumayan lebat menutupi jalan.

Selain lebat hutan ini juga sangat menanjak. Setelah keluar dari hutan, tibalah di pos 1, semacam tanah lapang yang biasa di gunakan untuk rehat sejenak sebelum melanjutkan ke pos 2.

Dari pos 1 jalur sedikit melipir dari sisi bukit yang menjulang. Kemiringan hampir empat puluh lima derajat dan untuk itu para pendaki harus ekstra berhati-hati.

Setelah melewati kemiringan yang cukup seru, akhirnya tiba di post 2. Sama seperti pos 1 tadi yang merupakan salah satu lokasi dari tanah lapang yang berada di kawasan Bukit Anak Dara.

Dari pos 2, menelusuri jalur yang sangat eksotis menuju ke Puncak Anak Dara yang merupakan camp ground untuk mendirikan tenda. Meskipun jalur dari pos 2 sedikit lebih panjang, tetapi jalur ini menawarkan lanskap alam yang sangat indah.

Pemandangan daerah Sembalun dengan persawahannya, hijaunya rumput yang hampir menutupi badan, belaian angin yang menjadi dingin karena diikuti kabut yang naik perlahan seakan mengucapkan selamat datang ke para pendaki.

Setelah menempuh perjalanan sekitar lima jam, maka tibalah di puncak Bukit Anak Dara. Karena Bukit Anak Dara termasuk jarang dikunjungi, jadinya suasana ngecamp di sini lebih terasa syahdu dan sepi. Tenda-tenda juga tidak banyak yang berdiri.

Dari puncak Bukit Anak Dara kita dapat menikmati keindahan alam Sembalun secara keseluruhan. Paginya traveler bisa menikmati sunset yang konon dari daerah ini terbit dari sebelah timur yang langsung menghadap selat Alas, Sumbawa. Beberapa gili juga terlihat jelas dari Bukit Anak Dara.

Untuk informasi, akses ke lokasi dari Mataram atau bandara juga sudah termasuk bagus. Banyak kendaraan bisa digunakan untuk ke lokasi.

Hanya akibat kebakaran, objek wisata Bukit Anak Dara tengah ditutup sementara waktu. Semoga api yang ada di sana lekas padam.



Simak Video "Viral! Video Pendaki Gunung Dugem Massal Diduga di Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA