Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 22 Nov 2020 07:17 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menuju Parapat Via Kapal Motor, Inilah Keindahan Danau Toba

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Perjalanan menuju Parapat via kapal motor
Foto: (Tasya Khairally/detikcom)
Jakarta -

Danau Toba menjadi destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Sumatra Utara. Jika sudah sampai di kawasan ini jangan lupa untuk menaiki kapal wisatanya.

Detikcom bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunjungi berbagai destinasi di kawasan Samosir. Mulai dari Desa Huta Tinggi dengan tari tor-tornya, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan dengan tenun ulosnya hingga menyeberangi Danau Toba dari Siallagan menuju Parapat.

Berangkat dari Pelabuhan Siallagan di Kabupaten Samosir, kami menaiki kapal motor kurang lebih selama 30 menit. Jika melalui darat, maka perjalanan akan memakan waktu sekitar dua jam.

Sebelum menaiki kapal, wisatawan terlebih dahulu akan melalui pemeriksaan suhu. Pelampung telah tersedia di atas kursi, jadi wisatawan bisa langsung mengenakannya untuk menjaga keselamatan.

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorPerjalanan menuju Parapat via kapal motor Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Kapal mulai berangkat, hamparan luasnya Danau Toba semakin mempesona. Cuaca cerah membuat siang langit di siang itu juga semakin indah. Wisatawan pun memanfaatkan momen ini untuk berfoto-foto.

Udara yang menyapa juga begitu sejuk. Begitu menenangkan ketika melihat birunya danau dan hijaunya perbukitan yang menjadi satu. Ah Danau Toba memang tak ada duanya.

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorPerjalanan menuju Parapat via kapal motor Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Menjelang sampai ke tempat tujuan di Parapat, kami melihat batu gantung yang memiliki cerita legenda. Konon katanya ada seorang wanita cantik yang dijodohi dengan pria kaya oleh orang tuanya. Karena tak bisa menolak, dia pun memutuskan untuk terjun dari tepi jurang. Namun rambutnya tersangkut di salah satu pepohonan yang kini menjadi batu. Jadi disebutlah sebagai batu gantung oleh orang-orang di sekitar Danau Toba.

Perjalanan menuju Parapat via kapal motorBatu gantung Foto: (Tasya Khairally/detikcom)

Selanjutnya: Harapan Masyarakat/Turis di Danau Toba

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA