Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Nov 2020 11:02 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Situ Garunggang Bandung, Tempat Pelesir Orang Eropa yang Terlupakan

Yudha Maulana
detikTravel
Situ Garunggang
Foto: (Yudha Maulana/detikcom) Situ Garunggang kini sudah berubah menjadi perumahan
Bandung -

Sebelum dikenal sebagai kawasan belanja ikonik di Kota Kembang Bandung, dulunya Cihampelas merupakan pemukiman orang Belanda. Daerah yang tenang dan udaranya yang sejuk khas Bandung Utara membuat meneer dan noni-noni betah tinggal di sana

Untuk mengobati rasa rindu orang Eropa akan kampung halaman, Zweband Tjihampelas (Pemandian Tjihampelas) yang menjadi kolam renang pertama di Indonesia pernah berdiri di sana. Tapi tahukah Anda, di sekitaran Cihampelas juga pernah ada tempat wisata air bagi orang Belanda lainnya?

Situ GarunggangSitu Garunggang Foto: (Yudha Maulana/detikcom)

Tempat pelesiran itu dinamai Situ Garunggang. Mungkin nama objek wisata ini kurang akrab di telinga, bahkan bagi kalangan penduduk lokal Cihampelas sekali pun. Namanya tak sepopuler Situ Bagendit di Garut atau di Situ Patengan di Kabupaten Bandung.

Anggota Kelompok Riset Cekungan Bandung T Bachtiar menyebut, setidaknya nama Situ Garunggang ini tercetak dalam buku panduan pelesiran zaman kolonial yang ditulis SA Reitsma dan WH Hooglend (1927).

"Dalam buku panduan yang berjudul Gids van Bandoeng en Midden-Priangan itu, Reitsma dan Hooglend menulis, bahwa di sebelah timur Jalan Cihampelas, sedikit ke bawah (Selatan) dari pabrik, terdapat jalan sempit menuju ke arah timur. Setelah berjalan beberapa menit di sana terdapat Situ Garunggang atau Empang Cipaganti," ujar Bachtiar kepada detikcom, Selasa (24/11).

Tempo dulu, Cihampelas masuk ke dalam kawasan yang bernama Garunggang. Bila melihat peta Bandung Utara (Bandoeng-Noord) yang dibuat Topografische Dienst (Batavia) tahun 1931, nama Garunggang ini masih dapat ditemui. Lokasinya berada di lekukan Sungai Cikapundung di antara Sukajadi - Cihampelas.

"Nama Garunggang memang asalnya mulai Sukajadi sampai ke arah Ci Kapundung (Cihampelas)," ujarnya.

Bachtiar mengutip tulisan Prof. Drs. Wojowasito (1998), dalam bahasa Kawi, garunggang memiliki makna kosong dan hampa. Ketika masa awal penghunian kawasan tersebut, suasananya sangat sunyi. Namun, suasana yang sunyi sepi itu kemudian menjadi tempat wisata air di pinggir Cikapundung yang sangat ramai.

Kedalaman Situ Garunggang, ujar Bachtiar, mencapai tiga meter. Danau ini dimanfaatkan warga untuk pesiar dengan berperahu. Tetapi, wisatawan tak direkomendasikan untuk berenang di danau itu, karena airnya tidak bersih. "Kalau pun ada yang mandi, itu karena mereka ingin melakukan permainan yang menyenangkan di dalam air," tuturnya.

Bagi yang ingin berperahu di Situ Garunggang, orang dewasa dikenakan karcis 25 sen untuk setengah jam sedangkan anak-anak ditarif setengahnya, yaitu 12,5 sen. Pengunjung pun dapat menyewa perahu untuk didayung sendiri dengan harga 5 sen.

Selanjutnya Danau Buatan Manusia

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA