Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 29 Des 2020 09:43 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Arkeolog Temukan Struktur Kuno Misterius di Dekat Candi Pawon

Eko Susanto
detikTravel
Penemuan Struktur Kuno Dekat Candi Pawon
Foto: Struktur kuno ditemukan di dekat Candi Pawon (Eko Susanto/detikcom)
Kabupaten Magelang -

Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menemukan struktur kuno berupa batu bata yang lokasinya tak jauh dari Candi Pawon. Struktur ini masih misterius.

Ekskavasi dilangsungkan mulai Senin (14/12/2020) sampai dengan Sabtu (18/12) lalu. Upaya ini dilakukan karena akan dibangun jalan akses budaya yang menghubungkan Candi Mendut, Candi Pawon dan Borobudur.

Pembangunan jalan akses budaya ini merupakan salah satu dari penataan Borobudur sebagai destinasi super prioritas. Kemudian, BKB melakukan ekskavasi di sisi timur Candi Pawon, tepatnya di sekitar Sendang Lanang dan Sendang Pawon yang merupakan kawasan cagar budaya.

Untuk itu, dilakukan penggalian di sekitar tersebut. Lokasi penggalian ini berada di bawah rerimbunan pohon bambu dengan kedalaman sekitar 80 cm menemukan struktur bata dari tanah liat. Kemudian, juga melakukan penggalian lagi dan menemukan struktur bebatuan alam yang diduga bawah tangga.

Koordinator Pemanfaatan BKB, Yudi Suhartono, mengatakan BKB tidak langsung melakukan ekskavasi. Upaya yang dilakukan ini bagian dari penataan kawasan Borobudur sebagai destinasi super prioritas.

"Ini bagian dari penataan kawasan Borobudur sebagai superprioritas. Nah, dari sini salah satu untuk dibuat akses budaya, jalur menghubungkan Mendut, Pawon, Borobudur," ujar Yudi kepada wartawan di lokasi penggalian, Selasa (29/12/2020).

"Salah satunya adalah penataan dari Sendang Lanang dan Sendang Wadon di Brojonalan, Wanurejo, di sisi timur Candi Pawon. Karena penataan itu, makanya adanya kesepakatan dari beberapa pihak penggalian arkeologis untuk melihat apakah di bawah sini ada temuan arkeologis. Ternyata disini ditemukan reruntuhan bata-bata besar," Yudi menambahkan.

Penemuan Struktur Kuno Dekat Candi PawonPenemuan Struktur Kuno Dekat Candi Pawon Foto: Eko Susanto/detikcom

Keterkaitan dengan Candi Pawon, katanya, saat melakukan ekskavasi menemukan fragmen stupika atau stupa kecil. Untuk itu struktur yang ditemukan tersebut diduga berlatar Buddha.

"Kita ekskavasi menemukan fragmen stupika atau stupa kecil. Jadi dugaannya buddhis. Kemungkinan besar bagian dari Pawon, karena Pawon Buddhis. Karena suatu candi tidak berdiri sendiri, ada bangunan atau pendamping lainnya," ujar Yudi yang juga Pamong Budaya Ahli Madya BKB, itu.

Saat disinggung perihal struktur bangunan yang ditemukan berupa candi, kata Yudi, belum bisa menjelaskan secara pasti struktur bangunan tersebut. Nantinya, temuan ini akan diteliti lebih lanjut.

"Kita belum tahu. Karena baru ditemukan sedikit," tuturnya kemudian menyebut struktur yang ditemukan semasa dengan Candi Pawon sekitar abad ke-8 sampai 10 M, itu.

Penemuan Struktur Kuno Dekat Candi PawonPenemuan Struktur Kuno Dekat Candi Pawon Foto: Eko Susanto/detikcom

Terkait material bata bukan batu andesit seperti Candi Borobudur, Mendut dan Candi Pawon, kata Yudi, di sekitar Candi Borobudur ada situs seperti Brongsongan dan Dipan yang berupa bata.

"Candi Borobudur, Mendut, Pawon dikelilingi candi-candi kecil yang terbuat dari batu bata. Dipan, pernah mendengar laporan penemuan stupika jadi buddhis. Kalau Brongsongan, Hindu karena ada Yoni," ujar dia.

Untuk mengamankan dari temuan berupa satu lubang yang berupa struktur batu bata, kemudian satu lubang lagi berupa struktur dari bahan batu alam ditutup terpal. Tindak lanjut dari temuan ini, nantinya masih akan dibicarakan dengan pihak-pihak terkait. Temuan ini berupa struktur kuno.

"Jadi, sementara ya kita buat temuan struktur. Struktur kuno di dekat Candi Pawon. Tapi kita belum tahu karena baru sedikit. Kami pikir runtuhan, kok ada struktur di sini. BKB lagi mengkaji," kata dia.



Simak Video "Mantra dan Doa Hari Raya Waisak Candi Borobudur Magelang"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA