Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 18 Jan 2021 11:51 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tangga Seribu, Wisata Hidden Gem yang Memesona di Bandung Timur

Siti Fatimah
detikTravel
Tangga Seribu, Wisata Hidden Gem yang Mempesona di Bandung Timur
Foto: Siti Fatimah/detikcom
Bandung -

Wisata alam terbuka jadi salah satu pilihan agar tetap berwisata dengan sehat dan aman di kala pandemi COVID-19. Di Bandung Timur ada salah satu destinasi wisata yang belum banyak orang ketahui dan tentunya bisa jadi alternatif berwisata yaitu bernama Wisata Tangga Seribu.

Lokasinya berada di RW 18 Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Akses ke sana disarankan menggunakan motor karena jalannya yang kecil dan terjal serta menanjak.

Meskipun di daerah kabupaten, Tangga Seribu dapat diakses melewati jalanan Kota Bandung menuju ke Bandung bagian timur. Tempat wisatanya pun tak jauh dari obyek wisata Batu Kuda Gunung Manglayang.

Seperti namanya, saat tiba di Tangga Seribu wisatawan akan bertemu dengan anak tangga dalam jumlah yang banyak. Jika penasaran, coba hitung satu demi satu anak tangga apakah mencapai 1000 anak tangga?

Sambil menaiki tangga menuju puncak, wisatawan akan disuguhi dengan pemandangan kebun dan sawah yang ada di kanan kiri tangga.

Tangga Seribu, Wisata Hidden Gem yang Mempesona di Bandung TimurWisata Tangga Seribu. Foto: Siti Fatimah/detikcom

Setibanya di puncak, ada banyak wahana wisata lain yang bisa ditemui seperti taman bermain anak-anak, jembatan cinta, atau warung-warung kecil yang disertai dengan saung untuk beristirahat. Pohon pinus dan jati yang menjulang tinggi menambah suasana di Tangga Seribu lebih sejuk dan adem.

Dari ketinggian itu pun, pemandangan perkotaan akan nampak jelas. Apalagi saat senja datang (jika cuaca mendukung) bisa jadi momen kebersamaan dan berfoto untuk menambah koleksi pajangan di media sosial.

Ketua RW 18 sekaligus Kepala Pengelola Desa Wisata Tangga Seribu, Deden mengatakan, tempat wisata ini sudah ada sejak tahun 2017 dengan bantuan dana desa dan dikelola oleh warga setempat.

"Alhamdulillah dari desa ada bantuan berbagai macam dana tahun 2017 terbentuk wisata Tangga Seribu ini. Sedikit demi sedikit menunjang perekonomian masyarakat," kata Dede kepada detikcom, Senin (18/1/2021).

Meskipun sudah dibuka sejak 2017, sistem pembayaran tiket baru diberlakukan satu tahun yang lalu. Alasannya untuk biaya pemeliharaan tempat wisata.

Tangga Seribu, Wisata Hidden Gem yang Mempesona di Bandung TimurWisata Tangga Seribu Foto: Siti Fatimah/detikcom

Setiap minggunya, tak sedikit wisatawan yang datang. Kata Dede, bahkan ada pengunjung dari luar kota seperti Majalengka, Tasikmalaya, Subang hingga Bekasi yang pernah datang ke Tangga Seribu.

Karena lokasinya yang jauh dari perkotaan dan ada di ketinggian, membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. Ada sekitar 400-500 orang yang datang ke Tangga Seribu setiap minggunya.

Tangga Seribu juga bisa menjadi salah satu tempat untuk berkemah. Namun sayangnya, Dede mengatakan, hingga tanggap 25 Januari, akses untuk berkemah masih ditutup lantaran adanya imbauan mengenai pembatasan selama pandemi COVID-19.

Untuk datang ke Tangga Seribu, hanya cukup merogoh kocek Rp 3.500 per orang. Sedangkan kemping Rp 5.000 per orang dan per malam. Jam operasional pun diatur hingga pukul 18.00 WIB.



Simak Video "Hiu Tutul Mati Terdampar di Pantai Cimanuk Jadi Tontonan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA