Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 23 Jan 2021 11:22 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

7 Fakta Suku Baduy yang Masih Nol Kasus Corona

Tim detikcom
detikTravel
BANTEN, INDONESIA - FEBRUARY 07:  A member of the traditional Baduy (or Badui) tribe walks on the bamboo bridge in the village in the hilly forest area of the Kendeng mountains on February 7, 2010 in Banten, Indonesia. The traditional community consists of around 5000-8000 people spread acorss a hilly area of just 50 square kilometres. The religion of the Baduy people, known as Agama Sunda Wiwitan, combines elements of Hinduism, Buddhism and traditional beliefs, including various taboos such as not eating food at night, touching money, accepting gold or silver or even cutting their hair.  (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)
Suku Baduy di Lebak, Banten (Getty Images/Ulet Ifansasti)

7. Aturan berkunjung ke pemukiman Suku Baduy

Desa Kanekes bisa dikunjungi melalui Ciboleger. Ciboleger merupakan batas desa di luar Baduy. Kampung itu menjadi gerbang Baduy.

Di sini terdapat Terminal Ciboleger, yang merupakan pemberhentian terakhir berbagai angkutan pedesaan dari Kota Rangkasbitung, yang berjarak sekitar 40 kilometer.

Dari sini pemandu akan mengajak wisatawan melintasi bukit masuk ke dalam hutan hingga menemukan desa warga Baduy Luar.

Bagi yang sempat mengunjungi Suku Baduy pasti bakal terkagum-kagum dengan pemandangan alamnya yang indah dan perilaku warganya yang ramah tamah.

Namun selama kunjungan, turis wajib menjaga adat istiadat Suku Baduy.

Aturan berkunjung yang paling utama ialah menjaga kelestarian alam, dengan tak membuang sampah sembarang, menggunakan barang dalam kemasan sekali pakai, dan menggunakan pasta gigi dan sabun di sungai.

Aturan lain tergantung wilayah yang bakal didatangi, Baduy Luar atau Baduy Dalam.

Karena Suku Baduy punya konsep menjauh dari hal yang berbau duniawi, sebaiknya datang dengan pakaian tertutup serta melupakan gadget yang dibawa, seperti telepon genggam atau kamera. Warga Baduy Dalam juga dikenal tak suka dipotret.

Kalau masih bingung dengan aturan berkunjung ke sana, sebaiknya datang bersama pemandu wisata yang merupakan warga Suku Baduy. Selain bisa menjelaskan adat istiadat lebih lengkap, usaha ini juga sebagai bentuk memajukan perekonomian Suku Baduy.

Namun, Desa Kanekes tetap terlarang bagi warga negara asing. Beberapa wartawan asing yang mencoba masuk untuk mengenal Suku Baduy sampai sekarang selalu ditolak masuk.

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA