Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Feb 2021 18:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tentang Gunung Gede Pangrango yang Viral Fotonya Tampak Jelas dari Jakarta

Lusiana Mustinda
detikTravel
Screenshot Twitter Dinas LH DKI yang menampilkan foto karya Ari Wibisono
Foto: Screenshot Twitter Dinas LH DKI yang menampilkan foto karya Ari Wibisono
Jakarta -

Gunung Gede Pangrango adalah salah satu gunung berapi yang terletak tak jauh dari ibu kota Jakarta. Pada Rabu (17/02), warganet melihat unggahan akun Twitter Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang ramai dikomentari netizen.

Foto yang viral itu diambil oleh Ari Wibisono. "Pemandangan Gunung Gede Pangrango di Kemayoran Jakarta Pusat Pagi ini, menandakan kualitas udara sedang bersih Jakartans," tulis Ari Wibisono di akun Instagram-nya pada Rabu (17/2/2021).

Disebut-sebut tempelan, Ari Wibisono pun membuat klarifikasi. detikcom telah meminta ijin untuk mengutip klarifikasi tersebut.

"Sempat ramai dibahas bahwa foto saya adalah tempelan gunungnya. Saya jelaskan ini foto hasil real saya di Kemayoran, Jakarta Pusat," tulis Ari Wibisono.

Dia mengaku memotret dengan zoom 260mm. Foto dijepret dari Flyover Jl HBR Motik Kemayoran, Jakarta Pusat. Ari Wibisono menampilkan koordinat lokasi pemotretan.

Terkait tentang Gunung Gede Pangrango, berikut ini beberapa fakta tentang gunung tersebut:

1. Letak dan ketinggian

Gunung Gede Pangrango berlokasi di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi.

Untuk mencapai Gunung Pangrango, para pendaki perlu melalui jalur Gunung Putri, Cibodas dan Selabintana.

Akan tetapi pendakian yang paling ramai ialah jalur Gunung Putri dan Cibodas untuk mencapai Gunung Gede Pangrango yang memiliki ketinggian 2.958 mdpl.

2. Telaga biru

Ketika mendaki Gunung Gede Pangrango, kita akan disuguhkan dengan keindahan alam yang juga bisa jadi tempat wisata.

Telaga biru ialah sebuah danau kecil yang indah dan dikelilingi hutan rimbun. Danau ini terlihat berwarna kebiruan ketika terkena paparan sinar matahari. Namun airnya akan berubah cokelat atau hijau tergantung alga yang tumbuh di dalamnya.

Ribuan jenis pepohonan berusia puluhan bahkan ratusan tahun serta beragam habitat spesies hewan dapat dijumpai di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Bodogol, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/11/2015). Salah satu hewan endemik Pulau Jawa yang dilindungi dan hampir puna Owa Jawa pun di konservasi di kawasan ini. Para pelajar dan mahasiswa yang mempelajari keanekaragaman hayati baik hewan ataupun tumbuhan juga bisa mempelajarinya dan melihat langsung di alam liar TN Gn Gede Pangrango Bodogol ini. Rachman Haryanto/detikcom.Ribuan jenis pepohonan berusia puluhan bahkan ratusan tahun serta beragam habitat spesies hewan dapat dijumpai di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Bodogol, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/11/2015). Foto: Rachman Haryanto

3. Hamparan Edelweiss

Bunga Edelweis disebut juga dengan bunga abadi yang banyak terdapat di gunung. Bunga ini tak boleh dipetik loh. Memetik atau mengambil Edelweis dari habitat aslinya dapat diancam sanksi pidana berdasar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ancamannya terdapat dalam pasal 40 ayat (2) UU Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya, yaitu: "Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

Ada banyak mitos terkait bunga Edelweis, salah satunya adalah cinta abadi. Siapa saja yang memiliki Edelweis disebut-sebut kisah cintanya akan abadi seperti bunga itu.

Lembah MandalawangiLembah Mandalawangi Foto: Lembah Mandalawangi

4. Lembah mandalawangi

Tak hanya hamparan padang bunga Edelweis, akan tetapi lembah mandalawangi juga memiliki keindahan. Bahkan menarik hati Soe Hok Gie pada zaman dulu. Kekagumannya terhadap lembah mandalawagi di Gunung Gede Pangrango pun dibuat dalam puisinya yang berjudul 'Mandalawangi Pangrango'.

Bagi traveller yang ingin mendaki Gunung Gede Pangrango, sebaiknya tetap menjaga protokol kesehatan yakni membawa masker, membawa hand sanitizer dan jangan mendaki jika kondisi badan sedang kurang fit dan tetap jaga jarak.



Simak Video "Merapi Bergejolak, Luncurkan Awan Panas 3 Kali"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA