Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Mar 2021 14:31 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Danau Maninjau Sumbar, Daya Tarik dan Potensi Wisatanya

Abdul Majid
detikTravel
Puncak Lawang mungkin belum seterkenal Jam Gadang yang merupakan ikon Sumatera Barat. Tapi dari Puncak Lawang pengunjung bisa melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.
Danau Maninjau dari ketinggian (Foto: Dikhy Sasra/detikcom)
Padang -

Banyak sekali tempat yang indah di Provinsi Sumatera Barat. Salah satu destinasinya yaitu Danau Maninjau.

Danau Maninjau berlokasi di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara dari Kota Padang.

Jarak lainnya yakni 36 kilometer dari Kota Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung Kabupaten Agam. Danau Maninjau ini merupakan sebuah danau yang terbentuk akibat erupsi vulkanik dari Gunung Sitinjau sekitar 52.000 tahun yang lalu.

Kaldera (wajan) yang terbentuk dari erupsi tersebut berubah menjadi danau. Kaldera adalah hasil dari vulkanik yang terbentuk akibat jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik.

Danau Toba di Sumatera Utara dan Danau Batur di Bali juga terbentuk akibat erupsi vulkanik. Danau Maninjau ini berada di ketinggian 461 meter di atas permukaan laut dengan luas mencapai 99,5 kilometer persegi.

Menurut legenda yang beredar di masyarakat Minangkabau, Danau Maninjau erat kaitannya dengan kisah 'Bujang Sembilan'. Cerita ini mengisahkan tentang 10 saudara kakak beradik yang terdiri dari 9 orang bujang atau laki-laki dan seorang gadis.

Danau Maninjau juga menjadi sumber bagi sungai di sekitarnya, yaitu Sungai Batang Sri Antokan. Di sekitar danau ini terdapat bukit yang cukup tinggi, yaitu Puncak Lawang.

Puncak Lawang mungkin belum seterkenal Jam Gadang yang merupakan ikon Sumatera Barat. Tapi dari Puncak Lawang pengunjung bisa melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.Dari Puncak Lawang pengunjung bisa melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggian (Foto: Dikhy Sasra/detikcom)

Wisata Puncak Lawang pun juga tak kalah menarik dengan Danau Maninjau. Daya tarik dari Danau Maninjau terletak pada keindahan pemandangan alamnya yang bisa dilihat dari kejauhan.

Bagi para pecinta fotografi, keindahan Danau Maninjau dapat dijadikan sebagai spot foto yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Sumatera Barat.

Spot terbaik untuk melihat dan memandangi Danau Maninjau terdapat di tengah kawasan yang disebut dengan kelok 44. Lokasinya sekitar kelok 23 hingga kelok 30.

Di area inilah pemandangan bentangan Danau Maninjau yang dihiasi hamparan sawah yang subur terlihat sangat indah.

Danau di Sumatera BaratDanau Maninjau di Sumatera Barat (Foto: mcnugraha/d'Traveler)

Selain itu, terdapat beberapa daya tarik lain yang dimiliki Danau Maninjau ini, yaitu:

a) Matahari terbenam yang indah di Danau Maninjau

Di sore hari para pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan matahari yang terbenam dengan diselimuti kabur dan gunung yang begitu indah.

b) Air Danau Maninjau yang biru kehijauan

Ketika berada di Puncak Lawang, para wisatawan dapat melihat air dari Danau Maninjau yang begitu menarik. Karena, perpaduannya terdiri dari warna biru dengan gradasi hijau yang mampu memanjakan mata bagi siapapun yang melihatnya.

c) Memancing dengan nyaman di Danau Maninjau

Bagi para wisatawan yang memiliki hobi memancing pasti tidak asing lagi dengan Danau Maninjau. Karena, danau ini terkenal dengan budidaya ikannya yang menggunakan metode Keramba Jaring Apung (KJA).

Ikan yang dapat ditangkap pun sangat bervariasi. Namun, biasanya para pemancing sering mendapatkan ikan nila dan ikan mas.

Bagi kamu yang ingin memancing menggunakan perahu, bisa banget nih menyewa perahu kepada nelayan lokal.

Jika kamu sedang berada di Sumatera Barat, jangan lupa ke tempat wisata alam Danau Maninjau ini ya! Kamu akan mendapatkan berbagai macam pemandangan alam yang begitu indah dan pastinya mampu merehatkan mata dari sibuknya aktivitas.



Simak Video "Kostum Unik Berlapis Koin Pemain Suling Minangkabau"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA