Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Mar 2021 13:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Bayi Gajah Ultah, Gembira Loka Zoo Bikin Tumpeng

Arinta, bayi gajah di gembira Loka Zoo, berulang tahun pada Kamis (25/3/2021).
Arinta, bayi gajah di gembira Loka Zoo berulang tahun pada Kamis (25/3/2021). (dok. Humas Gembira Loka Zoo)
Yogyakarta -

Bayi gajah Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta yang lahir di awal pandemi Covid-19, genap berusia satu tahun kemarin. Dirayakan dengan tumpengan.

Anak gajah bernama Arinta berulang tahun pada Kamis (25/3/2021). Dia merayakannya bersama induknya, penjaga, pengelola, dan pengunjung.

"Tumpeng berisi aneka jenis buah-buahan dan sayuran segar, seperti jeruk, apel, nanas, mentimun, tomat, wortel, dan kacang panjang. Ini dihadiahkan saat ultah pertama Arinta," kata Direktur Utama Gembira Loka Zoo KMT A. Tirtodiprojo melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (26/3).

Pria yang kerap disapa Joko ini menyebut anak gajah berjenis kelamin betina itu tampak senang ketika memilih pakan yang disukainya. Saat merayakan ulangtahunnya, Arinta ditemani induk betina bernama Shinta dan induk semangnya bernama Cempaka.

"Sejumlah pengunjung juga berkesempatan membelai dan memberi pakan pada anak gajah yang tengah ulang tahun itu," kata Joko.

Menyoal riwayat anak gajah betina tersebut, Joko menjelaskan bahwa Arinta merupakan hasil perkawinan dari dua gajah asal Sumatra bernama Argo dan Shinta. Nah, nama bayi gajah itu merupakan gabungan nama Argo dan Shinta.

"Namanya Arinta karena indukan dari Argo dan Shinta," katanya.

Saat ini, kata Joko, pengelola kebun binatang GL Zoo terus memantau perkembangan Arinta yang memiliki bobot tubuhnya mencapai 262 kilogram. Bahkan, menurut Joko, sejak induknya dikawinkan, masa kehamilan, hingga Arinta lahir sampai sekarang, kesehatan anak gajah tersebut terus dipantau.

"Kami sedang laksanakan breeding atau pembiakan satwa secara terprogram. Kita akan mengembangkan breeding untuk jenis satwa lainnya," ujarnya.

Meski Arinta sudah tampak sehat dan kuat, Joko menyebut jika belum ada niatan untuk menyapih atau memisahkan Atrinta dengan induknya. Semua itu karena Arinta perlu menyesuaikan hidup dengan habitatnya terlebih dahulu.

"Karena Arinta masih harus dikenalkan dengan gajah-gajah lainnya koleksi di sini, supaya bisa menyatu dan nantinya hidup berkelompok seperti di habitat aslinya," ujar Joko.

Terlepas dari hal tersebut, Joko mengaku sejak satu tahun pandemi GL Zoo mengalami pasang surut. Bahkan, sempat tutup beberapa bulan karena hantaman COVID-19. Oleh sebab itu, saat buka awal Agustus tahun lalu, jumlah pengunjung naik-turun.

"Baru hampir satu bulan terakhir bisa sedikit bernafas lega karena jumlah pengunjung mencapai sekitar 500 orang per-hari. Terus kalau weekend pengunjung bisa mencapai 1000 sampai 2000 orang," katanya.

Untuk itu, pengelola Gembira Loka Zoo menilai perlu menumbuhkan kepercayaan pengunjung bahwa seluruh karyawan kebun binatang itu terlindungi dari wabah virus COVID-19. Kepercayaan itu bisa semakin kuat jika mereka mengetahui petugas GL Zoo telah menjalani vaksinasi COVID-19.

"Saya sudah minta ke Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, agar seluruh karyawan mendapatkan penyuntikan vaksinasi COVID-19. Ini untuk memberi kepercayaan pengunjung, karena kalau sudah divaksin 'kan kecil kemungkinan menularkan kepada yang lain," ujarnya.



Simak Video "Momen Langka! Sekawanan Gajah Tidur Bersama di Tengah Hutan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA