Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 24 Jul 2021 12:41 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

3 Hari di Bangkalan Madura, Bisa ke Mana Saja?

Fazjri Abdillah
detikTravel
Bukit Instagramable dari Madura, Bukit Jaddih
Bukit Jaddih, Bangkalan, Madura (Foto: anni rohimah/d'Traveler)
Jakarta -

Cerita ini adalah pengalamanku pada 2016 lalu, selama tiga hari berkeliling di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Tujuan kami juga sekaligus melepas rindu akan kekayaan wisata di sana, sembari mengisi libur semester.

Pukul 12.45 WIB, memakai bus antar kota, saya beserta keluarga bertolak dari Jakarta. Jarak tempuh yang dibutuhkan untuk menuju ke sana sekitar 12-14 jam. Setelahnya, saya beserta keluarga turun dari bus dan melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan lokal menuju kampung nenek saya.

Sesampainya di sana, kami disuguhkan berbagai macam kuliner Madura yang terkenal lezat serta kaya akan santan dan rasa manisnya, mulai dari Tajin Sobih dan Es Kobbu sebagai santapan pembuka hingga Topak Ladeh dan Nasi Serpang untuk hidangan utamanya.

Beralaskan daun pisang, kami bersama-sama menikmati seluruh hidangan. Rasa gurih, manis, dan tentunya pedas membuat lidah seakan menari di dalam mulut. Ditambah dengan daun pisang sebagai wadah hidangan, menambah dipastikan menambah selera.

Malam harinya, kami mencari udara segar sekaligus menikmati suasana malam Bangkalan. Jauh seperti di kota, suasana jalan sudah mulai sepi pada pukul 20.00 WIB.

Jarang terdengar suara kendaraan berlalu-lalang, melainkan bunyi klakson sepeda yang nyaring terdengar oleh telinga. Keesokan harinya, di mana hari pertama menjadi waktu bagi kami bersilaturahmi dan mengingat memori yang telah lusuh termakan waktu.

Di hari kedua, kami memutuskan untuk berwisata ke kawasan Bukit Jaddih yang terletak di Kecamatan Socah, Desa Jaddih, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Bukit Jaddih berjarak 10 KM dari pusat kota Kabupaten Bangkalan dan 28 KM bila dari pusat Kota Surabaya.

Bukit Jaddih bisa diakses melalui Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dengan Surabaya. Bongkahan kapur putih berukuran raksasa nan eksotik, menyambut saya beserta keluarga saat sesampainya di lokasi.

Untuk diketahui, Bukit Jaddih merupakan hasil dari penambangan kapur putih yang berlangsung selama bertahun-tahun dan pada akhirnya membentuk bukit yang artistik dan elok dipandang. Takjub, sudah pasti, ketika berhadapan secara langsung dengan mahakarya yang ada.

Bukit Jaddih di MaduraBukit Jaddih di Madura (Foto: Istimewa)

Tidak lupa, kami pergi menyegarkan tubuh di sebuah kolam renang yang terbentuk secara alami, bernama Goa Potte. Kolam ini berada tepat di tengah bukit kapur putih yang mengelilinginya.

Berdasar penjelasan dari salah seorang petugas keamanan di sana, kolam ini terbentuk akibat galian tambang kapur putih yang mengeluarkan mata air secara alami.
Kurang lebih 4 jam, saya beserta keluarga menghabiskan waktu di Bukit Jaddih.

Bercerita hingga membagikan pengalaman masing-masing, dengan alam yang menjadi saksinya. Sekitar pukul 16.15 kami memutuskan untuk kembali ke rumah nenek untuk beristirahat sekaligus mempersiapkan barang untuk kembali ke Jakarta dari Bangkalan.

***

Artikel ini dibuat oleh Fazjri Abdillah, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta dan diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Bukit Jaddih Madura, Bekas Pertambangan yang Instagramable Banget"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT