Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Sep 2021 14:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Syarat-Mitos Gunung Guntur, Tempat Hilangnya Pendaki Gibran

Hakim Ghani
detikTravel
Gunung Guntur
Gunung Guntur (Hakim Ghani/detikcom)

Di balik keindahannya, Gunung Guntur menyimpan beragam mitos yang hingga kini masih dipercayai masyarakat setempat.

Salah satunya adalah mitos larangan meniup suling atau bersiul hingga legenda maung (macan) bungkeuleukan. Beberapa masyarakat setempat hingga saat ini masih mempercayai mitos tersebut.

Beberapa waktu silam, detikcom sempat berbincang terkait mitos-mitos tersebut dengan salah seorang warga setempat, Useu (37).

"Jadi itu cerita dari orang tua dahulu yang turun temurun diwariskan. Katanya kalau meniup suling atau bersiul, maung bungkeuleukan akan menampakkan diri," katanya.

Gunung GunturGunung Guntur Foto: (Hakim Ghani/detikcom)

Salah seorang warga lainnya, Encep (38) mengatakan, mitos-mitos itu didasari peristiwa pemberontakan DI/TII dahulu. Gunung Guntur sempat jadi markas pasukan pemberontak DI/TII dulu.

"Sejak saya dewasa, saya diberi pemahaman bahwa larangan meniup suling itu artinya enggak boleh ribut karena saat itu ABRI sedang mengepung gorombolan (Pasukan DI/TII)," kata Encep.

Selain adanya mitos tersebut, Gunung Guntur juga sarat cerita mistis setelah adanya kejadian pendaki hilang akhir-akhir ini.

Yang pertama hilangnya pendaki bernama Afrizal (16) yang hilang kemudian ditemukan dalam keadaan telanjang hanya menggunakan celana dalam tahun 2020 lalu.

Yang kedua, hilangnya pendaki bernama Gibran (14) minggu lalu. Gibran ditemukan setelah lima hari hilang. Dia mengaku banyak mengalami kejadian aneh selama menghilang. Seperti tak melihat malam, hingga didatangi lima sosok misterius.

Kendati demikian, Gunung Guntur merupakan objek wisata yang ramah untuk dikunjungi wisatawan dari mana pun, dengan catatan memperhatikan ketentuan dan aturan masyarakat yang berlaku.

Warga Kampung PLP Citiis, sekaligus salah satu sesepuh di kawasan Gunung Guntur, Ade Leji (55) mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

"Ada tiga syarat yang harus diperhatikan kalau mau mendaki. Jangan sompral, jangan bersiul, jangan banyak nanya jalan," kata pria yang akrab disapa Mang Ade tersebut.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Penampakan di Kawasan Gunung Guntur, Pendaki Diharapkan Jaga Sikap"
[Gambas:Video 20detik]

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA