Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Des 2021 17:26 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Raden Soejono, dari Penyelamat Nyawa Hingga Pionir Pariwisata

bonauli
detikTravel
Vila Soejono di Tetebatu
Surdini memegang foto dokter Raden Soejono (Bonauli/detikcom)
Lombok Timur -

Kisah sukses pariwisata Desa Tetebatu tak terjadi begitu saja. Sejak zaman Belanda, ada seorang sosok yang berjasa menyelamatkan nyawa sekaligus pariwisata.

detikTravel bersama Toyota Corolla Cross Hybrid Road Trip Explore Mandalika melakukan perjalanan ke Desa Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, Kecamatan Sikur. Desa yang berada di kaki Gunung Rinjani ini, terkenal di kalangan turis Eropa.

Keberhasilan ini tak lepas dari seorang sosok yang sangat berjasa di masa lampau, Raden Soejono. Raden Soejono adalah seorang dokter lulusan Stovia.

Raden Soejono merupakan dokter Jawa pertama yang mau ditugaskan ke Lombok tahun 1915. Saat itu ada wabah muntaber dan kolera yang melanda Lombok.

Vila Soejono di TetebatuVila Soejono di Tetebatu Foto: (Bonauli/detikcom)

Berasal dari keturunan ningrat, Soejono begitu dicintai oleh masyarakat. Kepribadian Soejono yang rendah hati dan tidak memandang kasta membuat banyak pasien tersentuh.

"Dulu bapak tidak seperti dokter lain. Saat ada pasien penderita kolera atau apa pun, beliau tidak merasa jijik untuk berdekatan," ucap Surdini, menantu dari Raden Soejono kepada detikTravel.

Di luar tugas medis, dokter Soejono juga terkenal dermawan. Soejono bahkan merintis balai pengobatan untuk masyarakat miskin. Kini balai tersebut telah berubah menjadi RS dr. R. Soejono.

Tak sampai di situ, Soejono pun punya satu hobi yang tak bisa dilupakan oleh masyarakat yaitu menyekolahkan anak-anak Sasak. Soejono bahkan merintis lembaga pendidikan dasar bagi anak-anak suku Sasak yang dinamakan Anjah Sasak.

Kiprah ini membuat namanya harum sampai ke Pemerintah Hindia Belanda saat itu. Dokter Soejono akhirnya mendapatkan dua penghargaan bintang emas kecil dan bintang emas besar untuk kesetiaan dan prestasinya menolong masyarakat yang terkena wabah. Dokter Seojono mendapat sebutan sebagai adalah Bapak Pemberantas Kolera di Lombok.

Vila Soejono di TetebatuRuang tamu Vila Soejono di Tetebatu Foto: (Bonauli/detikcom)

(Halaman selanjutnya>>>Vila Soejono)

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA