Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Des 2021 17:21 WIB

TRAVEL NEWS

Cuma di Desa Tetebatu, Ada TK Pariwisata dan Sekolah Alam

bonauli
detikTravel
TK Pariwisata dan sekolah alam di Tetebatu
Sekolah alam di Tetebatu (Mariani/Istimewa)
Lombok Timur -

Desa Tetebatu, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu tempat liburan favorit turis mancanegara. Karena banyaknya turis yang bawa anak, desa ini akhirnya punya sekolah alam.

detikTravel bersama Toyota Corolla Cross Hybrid Road Trip Explore Mandalika menyambangi Desa Tetebatu di Lombok Timur. Baru-baru ini Tetebatu mendapat predikat sebagai salah satu desa wisata terindah dunia dari UNWTO.

Alam yang indah diseimbangkan dengan kegiatan pariwisata yang berkelanjutan. Dampaknya, turis-turis yang datang betah liburan bersama keluarga setiap tahun.

Mariani, Ketua Badan Pelaksana Desa Wisata (BPDW) bercerita ada sebuah inovasi yang dibuat karena banyaknya turis liburan bersama anak.

TK Pariwisata dan sekolah alam di TetebatuTK Pariwisata dan sekolah alam di Tetebatu Foto: (Mariani/Istimewa)

"Awalnya, anak-anak turis yang datang dititipkan ke Taman Kanak-kanak (TK) Rinjani Tetebatu," ceritanya kepada detikTravel.

Anak-anak ini mengikuti kegiatan di TK sementara orang tua mereka berkegiatan bersama warga. Karena banyaknya anak-anak dari turis, turis lain yang sedang liburan di sana tertarik untuk menjadi relawan mengajar di sana.

"Donaturnya juga dari tamu-tamu. Kalau mereka menginap, kadang ikut sebagai pengajar," jelasnya.

Keberagaman yang ada kemudian dijadikan sebagai materi kepada anak-anak. Mereka diajarkan toleransi dan menghargai perbedaan sejak dini.

TK Pariwisata dan sekolah alam di TetebatuTK Pariwisata dan sekolah alam di Tetebatu Foto: (Mariani/Istimewa)

Sejak tahun 2011, akhirnya TK Rinjani Tetebatu berganti nama menjadi TK pariwisata. Tak hanya TK Pariwisata, Tetebatu juga punya Sekolah Alam.

Kegiatan ini dilakukan dengan membawa anak-anak belajar di ruang terbuka. Anak-anak akan duduk di kau pohon, kemudian mulai belajar.

"Anak-anaknya adalah siswa SD dan SMP, dilakukan dua kali seminggu. Kemudian mereka kita ajari mencintai alam dan bahasa Inggris," terangnya.

TK Pariwisata dan sekolah alam di TetebatuTK Pariwisata dan sekolah alam di Tetebatu Foto: (Mariani/Istimewa)

Para pengajar akan menyiapkan buku-buku yang akan dibaca. Tempatnya bisa di mana saja, mulai dari kebun sampai sawah.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa Tetebatu berhasil masuk ke kancah internasional. Pariwisata dan alam tidak dibiarkan berdiri terpisah namun diikat menjadi suatu inovasi wisata keberlanjutan.

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Menikmati Pesona Bypass Mandalika yang Pernah Dijajal Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA