Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 18 Apr 2022 13:07 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Rumah Bung Hatta, Salah Satu Wisata Sejarah yang Ramai Dikunjungi

Telusuri Jejak Kehidupan Salah Satu Proklamator Indonesia di Bukittinggi
Foto: Rumah Kelahiran Bung Hatta (dok. Kemenparekraf)
Bukittinggi -

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta mengajak wisatawan untuk menjelajahi kehidupan sang proklamator. Tempat ini pun ramai dikunjungi.

Bergaya klasik, rumah ini sangat dekat dengan jantung Kota Bukittinggi atau hanya perlu berjalan 15 menit dari Jam Gadang. Menurut tour guide setempat, museum ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang ramau dikunjungi wisatawan.

"Semenjak sudah tidak ada PPKM lagi, sekarang ramai lagi Museum Kelahiran Bung Hatta, meski puasa juga ramai, biasanya pagi dan sore wisatawan berkunjung ke sini," kata Susi, menurut rilis yang diterima detikTravel dari Kemenparekraf, Senin (18/4/2022)

Telusuri Jejak Kehidupan Salah Satu Proklamator Indonesia di BukittinggiTelusuri Jejak Kehidupan Salah Satu Proklamator Indonesia di Bukittinggi Foto: (dok. Kemenparekraf)

Keberadaan Rumah Kelahiran Bung Hatta sendiri juga memberi peluang untuk masyarakat setempat untuk bisa meningkatkan pendapatan ekonomi mereka. Lantaran, Rumah Kelahiran Bung Hatta kini menjadi museum yang di mana daya tarik utama atau magnet tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bukittinggi.

Apalagi kini, seperti yang pernah disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bahwa relaksasi kebijakan yang dilakukan pemerintah, seperti penghapusan tes antigen untuk pelaku perjalanan domestik dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.

Telusuri Jejak Kehidupan Salah Satu Proklamator Indonesia di BukittinggiTelusuri Jejak Kehidupan Salah Satu Proklamator Indonesia di Bukittinggi Foto: (dok. Kemenparekraf)

"Kami berupaya maksimal menghadirkan program serta kebijakan yang tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu, dalam upaya memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf)," ujar Menparekraf Sandiaga.

Wisata museum ini sayang untuk dilewatkan. Apalagi, tak ada tiket masuk yang dikenakan. Museum beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB.



Simak Video "Melihat Benda Bersejarah Islam Lewat Seni di Museum of Islamic Art"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA