Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Jun 2022 16:08 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Petirtaan Watugede, Satu Lagi Pemandian Sebening Kristal di Malang

Putu Intan
detikTravel
Petirtaan Watugede di Malang
Petirtaan Watugede. Foto: Putu Intan/detikcom
Malang -

Selain Wendit yang sempat viral karena airnya yang jernih, di Kabupaten Malang juga ada pemandian lain airnya juga bersih. Namanya Petirtaan Watugede.

Petirtaan Watugede terletak di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Tak sulit menemukan pemandian ini. Jaraknya sekitar 200 meter dari Stasiun Singosari.

Petirtaan Watugede dikenal sebagai kolam bersejarah karena sudah ada sejak zaman Kerajaan Singasari. Tempat ini juga dulunya menjadi pemandian para putri raja, termasuk Ken Dedes.

Pemandian ini terletak sekitar 9 meter di bawah permukaan tanah. Dari pintu masuk, traveler akan menuruni puluhan anak tangga menuju pemandian yang dikelilingi pepohonan besar. Ketika sampai di sana, suasananya begitu asri dan tenang. Traveler dapat mendengar bunyi aliran air hingga suara serangga bersautan.

Petirtaan Watugede di MalangPetirtaan Watugede di Malang. Foto: Putu Intan/detikcom

Pada area kolam, traveler akan menemukan struktur batuan, arca, hingga prasasti yang merupakan peninggalan kerajaan. Kemudian pada sudut kiri kolam, terlihat tempat sembahyang yang biasanya digunakan wisatawan yang ingin memanjatkan doa di Petirtaan Watugede.

Selain bersejarah, Petirtaan Watugede dikenal memiliki air yang bersih. Itu karena air yang memenuhi kolam berasal dari mata air yang konon tak pernah kering. Air di sana mengalir dari sumber yang berasal dari bawah pohon Lo yang berada di timur kolam.

Petirtaan Watugede di MalangTempat sembahyang di Petirtaan Watugede yang terletak di depan pohon Lo yang di bawahnya merupakan mata air. Foto: Putu Intan/detikcom

Di kolam sepanjang 7 meter dengan lebar 3 meter dan kedalaman sekitar 1,5 meter itu, orang-orang biasanya berendam. Menurut penuturan juru kunci Petirtaan Watugede, Agus, banyak juga orang datang untuk melakukan ritual karena dipercaya air di sini memiliki berbagai manfaat, baik untuk kesehatan maupun menangkal hal negatif.

Petirtaan Watugede buka setiap hari mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB. Tiket masuknya gratis namun traveler dapat memberikan sumbangan sukarela untuk pelestarian situs yang masuk cagar budaya ini.



Simak Video "Batavia, Kekacauan dan Keserakahan yang Membuat Belanda Runtuh, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA