Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Agu 2022 19:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Catat 4 Jalur Pendakian Gunung Tambora untuk Momen 17 Agustus

Faruk Nickyrawi
detikTravel
Gunung Tambora di NTB.
Foto: (Taman Nasional Gunung Tambora)
Dompu -

Momen HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus mendatang dapat dirayakan dengan mendaki gunung. Salah satunya Gunung Tambora di NTB yang punya 4 jalur pendakian.

Terdapat empat jalur pendakian resmi di Gunung Tambora. Keempat jalur pendakian tersebut antara lain jalur Pancasila, Doro Ncanga, Oi Marai, dan Piong. Untuk diketahui, jalur Pancasila dan Doro Ncanga berada di wilayah Kabupaten Dompu, sementara jalur Piong dan Jalur Oi Marai berada di wilayah Kabupaten Bima.

Keempatnya sama-sama memiliki keunikan dan keindahan serta tantangan medan tersendiri. Simak ulasan jalur pendakian Gunung Tambora berikut ini:

1. Jalur Pancasila

Jalur pendakian Pancasila terletak di Desa Pancasila, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Jalur ini menjadi jalur utama yang sering digunakan para pendaki karena memiliki medan yang cukup sulit dan dengan jarak tempuh selama 3 hari pendakian dua malam.

Selain itu, jalur Pancasila merupakan satu-satunya jalur yang memiliki top puncak yang tak bisa ditemui dengan jalur-jalur lainnya. Itulah sebabnya, jalur Pancasila menjadi jalur yang paling banyak diminati.

"Jalur Pancasila memiliki karakter jalur lebih ke vegetasi hutan, di sana hutan-hutan tropis dengan melewati kebun kopi milik warga. Jarak tempuhnya bisa 3 hari dua malam dengan lima pos juga satu-satunya jalur dengan top puncak," kata anggota Asosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) Dompu, Imaduddin Thoby.

2. Jalur Doro Ncanga

Jalur Doro Ncanga merupakan jalur kedua yang ada di wilayah Kabupaten Dompu. Jalur ini dapat diakses di kawasan Padang Savana. Jalur ini merupakan jalur pilihan yakni jalur off-road yang bisa di lalui oleh kendaraan trail dan mobil 4x4. Pada jalur ini hanya membutuhkan waktu 2 hari jarak tempuh.

"Jalur Doro Ncaga berada di Desa Sori Tatanga merupakan jalur off-road. Di jalur ini juga terdapat lima pos. Kendaraan hanya bisa masuk hingga ke pos tiga, setelah itu jalan kaki sekitar 2 jam untuk sampai ke puncak," ucapnya.

3. Jalur Oi Marai (Air Terjun Bidadari)

Jalur Oi Marai adalah jalur tracking, jalur ini berada di Desa Kawinda Toi, Kecamatan Pancasila, Kabupaten Bima. Pada jalur ini terdapat pemandangan Air Terjun Bidadari yang airnya terus mengalir tanpa berhenti dan debitnya tidak berkurang.

Pemandu wisata gunung Dompu ini mengatakan, di jalur ini para pendaki bisa melaluinya hanya dengan waktu 2 hari 3 malam untuk sampai puncak. Terdapat 5 pos peristirahatan. Usai turun dari puncak, para pendaki bisa menikmati air terjun dengan sejuta wahana seperti flying fox, arum jeram dan tubing river.

"Satu lagi, di jalur Oi Marai itu berada di kawasan wisata Alam Air Terjun Bidadari, Di Desa Kawinda Toi, Kecamatan Tambora. Oi Marai bisa ditempuh 3 hari 2 malam karena jenis jalurnya adalah tracking," jelas Thoby.

4. Jalur Piong

Jalur Piong merupakan jalur alternatif bagi pendaki yang ingin melihat puncak gunung Tambora. Jalur yang berada di Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima ini adalah jalur off-road yang bisa dilalui hingga ke pos lima dan membutuhkan waktu sekitar satu jam jalan kaki ke atas puncak.

Selain itu, Jalur Piong memiliki medan yang cukup mudah karena berada pada titik rendah di wilayah selatan gunung Tambora. Hanya butuh waktu 1 hari untuk dapat menikmati puncak Tambora melalui jalur ini.

"Jalur Piong sama dengan jalur Doro Ncanga, sama-sama jalur off-road cuma medan dan akses atau waktu tempuhnya yang berbeda. Jalur Piong bisa di tempat kurang dari 24 jam. Bisa sehari untuk pulang pergi," tuturnya.



Simak Video "Keunikan Pantai Hodo, Tempat Singgah Jika Berlibur ke Tambora"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA