Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 17 Sep 2022 16:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mau Merasakan Nuansa Jepang? Tak Perlu Jauh-jauh, ke Bantul Aja!

Little Tokyo (Litto) di Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (15/9/2022).
Little Tokyo. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Bantul -

Bantul punya destinasi wisata baru nih. Menawarkan kesejukan alam dengan nuansa Jepang yang kental.

Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak pernah kehabisan destinasi. Kini ada destinasi baru bernama Little Tokyo atau Litto. Berlokasi di Kelurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.

Little Tokyo versi Bantul ini menghadirkan wisata bernuansa alam yang sejuk lengkap dengan dekorasi dan suasana khas Jepang. Lokasi ini berudara sangat segar karena lokasinya yang dekat dengan hutan pinus.

Suasana khas Jepang sudah langsung terasa saat memasuki gerbang Litto. Di sini pengunjung akan disuguhi pemandangan gerbang berkonsep kuil Jepang berwarna merah.

Little Tokyo (Litto) di Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (15/9/2022).Little Tokyo (Litto) di Kelurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng

Kemudian di bagian dalam terdapat bangunan utama Litto yang tinggi menjulang menyerupai kastil Jepang. Selain pemandangan suasana khas Jepang, di sini pengunjung juga dapat melihat pemandangan Yogyakarta dari ketinggian.

Objek wisata yang kental akan Jepang ini dibuat oleh sang pemilik karena ia terkesan dengan suasana yang ada di Jepang. Karena kekhasannya akhirnya pemilik Litto tergerak untuk membawa suasana khas Jepang tersebut ke Bantul.

"Jadi kita memang lebih menjual suasana Tokyo. Karena kebetulan owner-nya sangat terkesan waktu traveling ke sana dan ingin membawanya ke sini juga," kata Food and Beverage Manager Litto Yohanes Hendra saat ditemui media, Kamis (15/9/2022).

Selain bangunan utama yang menyerupai kastil Jepang, suasana khas Jepang juga dihadirkan dari penataan lingkungan yang dibuat semirip mungkin. Di antaranya yaitu dengan pemasangan berbagai pernak-pernik khas Jepang, penyediaan restoran makanan Jepang, hingga penyediaan berbagai pakaian khas dari negeri sakura tersebut.

"Kita juga memberikan semua yang otentik, makanannya juga, penginapan juga ada. Jadi Little Tokyo ini tujuan pertamanya ingin memberikan sensasi suasana Jepang di sini, biar tidak perlu jauh-jauh ke Jepang cukup ke Bantul saja bisa merasakan sensasi di Jepang," kata Hendra.

Ke depannya, bangunan utama menyerupai kastil yang terdiri atas lima lantai itu akan dikembangkan menjadi restoran dan penginapan. Tiga lantai teratas akan jadi area penginapan, sedangkan dua lantai di bawah akan difungsikan sebagai restoran.

"Untuk kamar total ada 18 dengan rincian 15 kamar reguler dan 3 kamar VIP. Meski belum sepenuhnya, tapi kita sudah buka untuk umum," ujarnya.

Untuk saat ini, Litto memang sudah dibuka untuk umum. Namun untuk penginapan belum buka sepenuhnya karena beberapa fasilitas masih dalam tahap penyelesaian.

Destinasi wisata Litto ini tak hanya menjual suasana saja. Mereka juga menyediakan berbagai atraksi lain, mulai dari penyewaan Yukata hingga kolam renang.

Little Tokyo (Litto) di Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (15/9/2022).Kolam renang di destinasi wisata Little Tokyo (Litto), Kelurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng

Untuk berkunjung ke sini, pengunjung hanya perlu membayar Rp 30 ribu per orang. Nantinya, dari Rp 30 ribu itu, Rp 20 ribu berfungsi sebagai deposit yang bisa digunakan untuk membeli makanan, minuman, hingga menyewa Yukata.

"Tiket masuk Rp 30 ribu per orang. Tapi dari Rp 30 ribu itu Rp 20 ribu bisa dipakai lagi di sini, jadi bisa untuk membeli minuman, es krim, sehingga hanya membayar Rp 10 ribu aslinya," kata Hendra.

"Bahkan uang Rp 20 ribu itu bisa untuk tambahan menyewa Yukata. Jadi Yukata itu sewanya Rp 70 ribu dan dengan Rp 20 ribu kan tinggal bayar kekurangannya Rp 50 ribu. Jadi seperti deposit itu lho," lanjut Hendra.

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini.



Simak Video "Jogja yang Masih Sepi dari Turis Asing"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ysn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA