Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 27 Okt 2022 18:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

'Malioboro' Tasikmalaya Udah Cantik, Dihiasi Payung Makin Geulis

Faizal Amiruddin
detikTravel
Suasana kawasan Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya.
Suasana kawasan Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya. (Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar )
Jakarta -

Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mempercantik kawasan Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya. Jalan yang lokasinya bersimpangan dengan Jalan HZ Mustofa atau "Malioboro" Tasik itu kini semakin menarik dengan adanya instalasi ornamen payung geulis yang melintang di jalan.

Ide dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini sontak disambut antusiasme warga. Sambil jalan-jalan dan berbelanja, mereka menyempatkan untuk berfoto dengan latar payung geulis.

Payung geulis beraneka warna itu merupakan produk khas Tasikmalaya. Namun karena dipasang di luar ruangan, payung geulis ini terbuat dari kain. Aslinya payung geulis berbahan kertas yang diberi pelapis anti air.

"Jadi bagus walau pun belum sepenuhnya selesai, semakin betah jalan-jalan ke kota," kata Eka Sonia pengunjung asal Kecamatan Indihiang, Kamis (27/10/2022).

Suasana kawasan Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya.Suasana kawasan Jalan Cihideung Kota Tasikmalaya. Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar

Selain memasang payung geulis, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya terlihat sedang menanam tanaman hias di kawasan Jalan Cihideung.

"Ada berbagai jenis tanaman yang akan kami tanam di sepanjang jalan Cihideung ini," kata Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Nunung Nurteti.

Nunung menjelaskan pihaknya menanam 48 batang pohon cemara dan 14 batang pohon tabebuya. "Selain itu kami juga sedang menyiapkan pohon kamboja. Tapi kalau kamboja akan ditaruh di pot," kata Nunung.

Dia berharap masyarakat atau pengunjung ikut menjaga pepohonan yang ditanam agar bisa tumbuh dan membuat kawasan itu menjadi lebih indah. "Masyarakat ikut menjaga ya, jangan sampai rusak terinjak-injak. Apalagi nanti kalau ada event-event biasanya pepohonan yang jadi korban, terinjak-injak," kata Nunung.

Pejalan kaki melintas di Pedestrian HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Penataan pedestrian di Jalan HZ Mustofa dan Jalan Cihideung yang menelan anggaran sebesar Rp4,4 miliar dan Rp5 miliar itu menerapkan konsep seperti di Malioboro, Yogyakarta, dengan menyediakan ornamen kelom geulis raksasa dan payung emas kuncup. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.Pejalan kaki melintas di Pedestrian HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Penataan pedestrian di Jalan HZ Mustofa dan Jalan Cihideung yang menelan anggaran sebesar Rp4,4 miliar dan Rp5 miliar itu menerapkan konsep seperti di Malioboro, Yogyakarta, dengan menyediakan ornamen kelom geulis raksasa dan payung emas kuncup. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc. Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI

Sebelumnya Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Wenda Krisnawan mengatakan untuk kawasan Jalan Cihideung selain menambahkan payung geulis, pihaknya juga tengah mempersiapkan pembuatan gapura di mulut jalan. "Payung geulis itu dilengkapi lampu-lampu, jadi kalau malam bisa jadi sarana penerangan. Selain itu sedang dirancang pula pembangunan gapura," kata Wenda.*

---

Artikel ini telah tayang di detikJabar.



Simak Video "Korban Investasi Bodong Histeris Mengadu ke Polres Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA