Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 06 Nov 2022 10:08 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Bahagia Itu Sederhana: Makan Jagung Rebus With A View di Dompu

Faruk Nickyrawi
detikTravel
Suasana lapak penjualan jagung rebus di Tekasire, Kabupaten Dompu
Foto: Makan jagung rebus di Dompu (Faruk Nickyrawi/detikTravel)
Dompu -

Bahagia itu sederhana kata orang-orang, sesederhana makan jagung rebus ditemani pemandangan alam yang cantik dan hijau di Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Sejuk, adem dan tentram, begitulah suasana yang dirasakan ketika sudah berada di tempat yang satu ini. Namanya adalah Tekasire, sebuah spot yang hanya menjual jagung rebus di daerah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tekasire sudah dikenal sebagai tempat untuk memakan jagung rebus sejak dulu. Lokasinya yang strategis, cocok untuk sekedar menghilangkan penat ketika menempuh perjalanan jauh.

Tempat ini tepatnya di Tanjakan Tekasire, jalan lintas Dompu Sumbawa atau di antara Desa Madaprama Kecamatan Woja dan Desa Tekasike, Kecamatan Manggelewa.

Tidak hanya menikmati jagung rebus, di lokasi ini juga para pengunjung bisa menikmati suasana alam dimana pemandangan bukit-bukit yang mengelilingi cocok untuk background foto landscape.

"Sudah bertahun-tahun saya jualan jagung disini," kata salah seorang penjual jagung, Susanti (38), Sabtu (5/11/2022).

Suasana lapak penjualan jagung rebus di Tekasire, Kabupaten DompuSuasana lapak penjualan jagung rebus di Tekasire, Kabupaten Dompu Foto: Faruk Nickyrawi

Para pengunjung tidak perlu khawatir soal sarana yang disediakan, karena setiap pedagang telah menyiapkan tempat yang nyaman seperti bale atau barugak yang juga bisa digunakan untuk sekedar rebahan dengan merenggangkan otot-otot yang kaku usai menyetir kendaraan.

Jenis jagung yang dijual pun beragam, mulai dari jagung roti hingga jagung ketan putih yang memiliki cita rasa legit ketika digigit. Jagung ini pun didatangkan dari berbagai daerah di Kabupaten Bima seperti di Desa Risa dan Desa Samili.

"Ada jagung roti yang warna kuning ada juga jagung putih. Biasanya kami ambil dari Bima ada juga yang dari Dompu," ujar Susanti.

Suasana lapak penjualan jagung rebus di Tekasire, Kabupaten DompuSuasana lapak penjualan jagung rebus di Tekasire, Kabupaten Dompu Foto: Faruk Nickyrawi/detikTravel

Susanti yang merupakan warga Desa Bakajaya mengaku, jajanan jagung yang dijual hanya jagung rebus, tidak menjual jagung bakar. Alasannya, karena lebih banyak yang menyukai jagung rebus ketimbang jagung bakar.

"Dari dulu memang hanya jagung rebus, tidak ada jagung bakar karena ribet. Kalau jagung rebus kita rebus dari rumah, ketika habis kita bisa rebus langsung di tempat ini juga," tuturnya.

Soal harganya tidak perlu ditanya, cukup membeli Rp 10 ribu sudah bisa menikmati 4 tongkol jagung. Biasanya, tingkat keramaian orang yang membeli jagung ketika sudah masuk pertengahan hari. Kebanyakan orang-orang yang berangkat dari Sumbawa ke Bima ataupun sebaliknya.

"Biasanya siang baru ramai. Kadang ada yang duduk istirahat dulu, ada juga yang beli bungkus untuk dinikmati di perjalanan ataupun dijadikan buah tangan," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Muhammad Rano (35) mengaku sudah sering kali dia membeli jagung rebut di Tekasire. Kali ini dia yang menuju Kecamatan Pekat duduk istirahat untuk memakan jagung rebus dan minum segelas kopi.

"Sering duduk disini untuk makan jagung. Ini kami mau ke Kecamatan Pekat tapi istirahat dulu sebentar," ujarnya.



Simak Video "Ratusan Nakes di Dompu Mogok Kerja Gegara Dilarang Daftar PPPK"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA