×
Ad

Fakta Menarik Istana Ajaib Bekas Kerajaan Majapahit, Situs Kumitir

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Minggu, 30 Nov 2025 17:41 WIB
Situs Kumitir Mojolerto (dok. Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jakarta -

Di Mojokerto terdapat sebuah situ peninggalan sejarah Indonesia yang dikenal dengan Situs Kumitir. Lokasinya berada di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Situs ini menyimpan cerita sejarah dan fakta-fakta menarik di dalamnya, melansir arsip informasi dari detikTravel, berikut fakta-fakta seputar Situs Kumitir!

3 Fakta Menarik Situs Kumitir

Dikutip dari arsip berita detikTravel, berikut fakta menarik Situs Kumitir

1. Peninggalan Istana Ajaib Bhre Wengker

Para Arkeolog berpendapat bahwa Situs Kumitir merupakan bekas istana Bhre Wengker atau yang disebut juga dengan istana ajaib.

Hal ini didasarkan oleh beberapa temuan yang memperkuat pendapat para arkeolog seperti penemuan Naskah Negarakertagama dan peta rekonstruksi peneliti Belanda.

Dalam Naskah Negarakertagama yang ditemukan tersebut, tertulis bahwa Situs Kumitir disebut juga istana ajaib Bhre Wengker dan Rani Dhaha. Istana ini dipercaya sebagai bagian timur dan barat dari Kerajaan Majapahit.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Istana Bhre Wengker didirikan oleh Tribhuwana Tunggadewi tepat setelah wafatnya Jayanegara sebagai raja kedua Kerajaan Majapahit.

2. Mencegah Perpecahan dan Perebutan Kekuasaan

Dalam catatan lain dijelaskan bahwa saat itu, istana Bhre Wengker dibangun untuk menghindari perebutan kekuasaan antara Tribhuwana Tunggadewi dengan adik kandungnya, Bhre Daha.

Istana barat dan timur dibangun di Wilwatikapura atau Kota Raja Majapahit yang diyakini berada di Kecamatan Trowulan dan sekitarnya.

Istana barat dikuasai oleh Tribhuwana Tunggadewi dan suaminya Kertawardhana atau dikenal dengan Bhre Tumapel. Kemudian setelah peninggalan Tribhuwana, istana ini diwariskan kepada putranya, Raja Hayam Wuruk.

Sedangkan Istana bagian timur dikuasai oleh Bhre Daha. Situs Kumitir kemudian dikenal sebagai istana ajaib Bhre Wengker dan Bhre Daha.

3. Tempat Pendarmaan Mahesa Cempaka

Situs Kumitir juga dipercaya sebagai tempat pendarmaan atau tempat yang digunakan sebagai wadah untuk menghormati Mahesa Cempaka.

Mahesa Cempaka semasa hidupnya memimpin kerajaan yang berada di bawah kekuasaan Singosari. Sosoknya merupakan keturunan dari Ken Arok dan Ken Dedes. Selain itu, dia merupakan keturunan Bhatara Parameswara yang merupakan leluhur Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.

Mahesa Cempaka meninggal pada 1268 masehi dan dibuatkan Situs Kumitir sebagai tempat menghormati sosoknya yang sudah membangun dan memerintah kerajaan.

Itulah fakta-fakta menarik mengenai Situs Kumitir, tertarik melihatnya secara langsung?



Simak Video "Di Balik Sejarah Gerbang Majapahit Pati 1479"

(row/row)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork