×
Ad

Konon Katanya, Benteng di Gorontalo Ini Direkatkan dengan Putih Telur

Syanti Mustika - detikTravel
Jumat, 17 Jul 2026 22:11 WIB
Benteng Otanaha di Gorontalo (Syanti Mustika/detikcom)
Gorontalo -

Tak hanya wisata bahari, Gorontalo juga punya peninggalan sejarah yang diakui sebagai cagar budaya. Sebuah benteng peninggalan Portugis yang terkenal dengan cerita struktur benteng direkatkan dengan putih telur.

Itulah Benteng Otanaha, sebuah cagar budaya yang berada di Kelurahan Dembe I, Kota Barat, Kota Gorontalo. Terletak di perbukitan, benteng ini menawarkan pemandangan cantik dari Danau Limboto.

Tentang Benteng Otanaha

Benteng Otanaha di Gorontalo Foto: (Syanti mustika/detikcom)

Benteng ini dibangun sekitar tahun 1522 oleh Portugis di masa Raja Ilato, di mana dia dan Portugis membuat kesepakatan untuk membangun ketiga benteng, dengan catatan Raja Ilato harus membantu Portugis melawan bajak laut di perairan Gorontalo.

"Benteng ini dibangun di tahun 1525 oleh Raja Ilato dengan prakarsanya pemimpin kapal Portugis yang berhenti di perairan Gorontalo. Jadi, dibangunlah ketiga benteng ini sebagai benteng pertahanan, keamanan, dan juga untuk lebih ke pemantauan," ungkap Arief Setiawan, juru pelihara Benteng Otanaha dari Kantor Pelestarian Kebudayaan Gorontalo dalam kunjungan detikTravel beberapa waktu lalu.

Saat berkunjung ke kawasan benteng, traveler akan menemukan 3 bangunan berbentuk tabung yang posisinya menghadap arah angin yang berbeda. Ketiga benteng itu bernama Benteng Otanaha, Benteng Otahiya, dan Benteng Ulupahu. Penamaan benteng ini pun ada ceritanya.

"Raja Ilato punya seorang putra bernama Naha, yang dikenal gemar berpetualang hingga akhirnya menemukan kembali benteng ini. Setelah menikah dengan Ohihiya dan memiliki dua putra, Pahu dan Limono, Naha terlibat perang melawan Hemuto untuk memperluas wilayah. Dalam pertempuran tersebut, Naha dan Pahu gugur. Limono kemudian membalas kematian ayah dan saudaranya dengan mengalahkan Hemuto. Untuk mengenang perjuangan keluarganya, tiga benteng di kawasan ini diberi nama: Otanaha, yang berasal dari nama Naha; Otahiya, diambil dari nama ibunya, dan Ulupahu dari nama saudaranya," jelas Arief.

Pemandangan Danau Limoto dari Benteng Otanaha Foto: (Syanti mustika/detikcom)

Sekarang ketiga benteng itu masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu spot menikmati sunset di Gorontalo. Berada di kawasan perbukitan, traveler bisa berwisata sejarah sembari menikmati pemandangan Danau Limboto sepuas hati.



Simak Video "Video: Banjir-Longsor Terjang 2 Kabupaten di Gorontalo"


(sym/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork