Tempat Wisata di Garut Ini Lagi Banyak Dikunjungi Wisatawan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tempat Wisata di Garut Ini Lagi Banyak Dikunjungi Wisatawan

ANTARA - detikTravel
Selasa, 21 Jul 2026 09:01 WIB
Pengunjung berenang di kolam renang air hangat alami saat menikmati sunrise Gunung Cikuray di Agrowisata Tepas Papandayan, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (16/7/2025). Agrowisata Tepas Papandayan yang dibangu
Wisatawan menikmati sunrise di Tepas Papandayan Garut. Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI
Garut -

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan destinasi wisata di kawasan Gunung Papandayan paling banyak dikunjungi wisatawan selama musim libur sekolah dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya di Garut.

"Kemarin (musim libur sekolah) justru agak bergeser ke Papandayan, akumulasinya juga cukup bagus," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika seperti dilansir dari ANTARA, Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan destinasi wisata di Kabupaten Garut cukup beragam di antaranya wisata danau, pemandian air hangat, pantai, gunung, dan juga wisata alam lainnya.

Disparbud Garut mencatat jumlah kunjungan wisatawan saat momentum libur sekolah tahun 2026 sebanyak 175.351 orang dengan rincian destinasi wisata dengan tingkat kunjungan peringkat pertama yakni Tepas Papandayan sebuah wisata desa yang menyajikan kolam renang, pemandangan alam, dan perkemahan dengan angka kunjungan 47.175 orang.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya Taman Wisata Alam Gunung Papandayan masuk peringkat kedua sebanyak 35.684 orang, selanjutnya peringkat ketiga destinasi wisata Taman Air Sabda Alam di kawasan Cipanas Garut sebanyak 16.153 orang, sisanya angka kunjungan terbagi ke destinasi wisata Situ Cangkuang, Bagendit, dan pantai.

"Tepas Papandayan dengan Gunung Papandayan kemarin bagus, kalau di pantai selatan agak kurang, agak turun, agak turun dibanding dengan tahun kemarin," katanya.

Ia menyampaikan, musim libur sekolah tidak terlalu ramai seperti musim libur Tahun Baru maupun Hari Raya Idul Fitri yang cenderung setiap harinya ramai karena orang tua maupun anaknya libur.

Sedangkan musim libur sekolah, kata dia, hanya anaknya yang libur, sedangkan orang tuanya bekerja, sehingga terpantau kunjungan lebih ramai saat libur akhir pekan.

"Tapi secara akumulatif lumayan berkontribusi lah, lebih tinggi dari liburan tahun kemarin," katanya.



(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads