Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Feb 2014 18:49 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Perlengkapan Demo di Bangkok Jadi Suvenir!

Alex Zulfikar
d'travelers
Foto 1 dari 5
Aktivitas pendemo Bangkok Shutdown di depan area MBK
Aktivitas pendemo Bangkok Shutdown di depan area MBK
detikTravel Community - Beberapa waktu lalu, Bangkok dilanda demo besar yang disebut Bangkok Shutdown. Tapi, traveler masih bisa menikmati suasana khas Bangkok di saat demo, seperti belanja suvenir dan kuliner ala Thailand.

Awal tahun ini, ibu kota Thailand dilanda demo besar yang dikenal dengan istilah Bangkok Shutdown. Massa pendemo menutup sejumlah area vital di Bangkok, antara lain mall MBK, Victory Monument, Phathumwan, Asoke, Ratchadamnoen, Phetchaburi, dan Chitlom Central di Sukhumvit Road.
 
Misi demo di media sosial dikenal dengan tagar #BangkokShutdown. Tujuannya adalah membuat partai berkuasa yang dipimpin Perdana Menteri Yingluck Shinawatra mengundurkan diri dari pemerintahan karena dianggap korupsi.
 
Puncak aksi Bangkok Shutdown sebenarnya sudah lewat, yakni 2 Februari lalu, saat pendemo berusaha menggagalkan pemungutan suara di Thailand, khususnya Bangkok. Tapi meski pemilu sudah berlalu, aktivitas demo Bangkok Shutdown belum surut, bahkan tetap menggeliat di berbagai kawasan.
 
Tapi bagi Anda yang sedang atau berencana akan traveling ke Thailand, jangan khawatir, karena situasi di Bangkok relatif aman. Meski di beberapa area terdapat kerumunan massa pendemo.
 
Demo Bangkok Shutdown ini tidak mengarah ke wisatawan. Traveler yang ke Thailand tetap bisa mengakses dua bandara utama di Bangkok, Suvarnabhumi dan Don Mueang. Kereta ARL (Airport Rail Link) dan BTS (Bangkok Sky Train), taksi, bis, dan tuk-tuk tetap beroperasi seperti biasa.
 
Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, usahakan tidak mendekat atau berlama-lama di area demo, khususnya ketika situasi dirasa sedang memanas. Hindari memakai pakaian dengan warna dominan merah atau kuning. Selalu bawa identitas, paspor, dan Bangkok Map yang bisa didapatkan secara gratis di beberapa tempat, seperti airport dan mall.

Traveler pun masih bisa menikmati suasana Bangkok Shutdown, di antaranya dengan foto-foto di area panggung demo, seperti di bawah intersection MBK yang sering menghadirkan live music dan selalu diliput langsung oleh televisi Thailand.
 
Di sekitar area demo juga berjejer penjual suvenir dan oleh-oleh khas Bangkok Shutdown, seperti t-shirt, topi, gelang, atau boneka dengan warna-warni bendera Thailand, merah-putih-biru. Sebuah T-shirt Bangkok Shutdown rata-rata dijual seharga 100-150 baht (35-50 ribu Rupiah).
 
Selain suvenir Bangkok Shutdown, di area demo juga banyak penjual street-food dan minuman ala Thailand. Ada Phad Thai, Mango Sticky Rice, Tom Yam Kung Nam Khon, Khao Man Kai, dengan sambal Nam-Phrik, hingga kuliner ekstrim belalang, ulat, jangkrik, dan kalajengking goreng.
 
Harga tiap porsi street-food di area Bangkok Shutdown sangat terjangkau, antara 10 sampai 50 baht (sekitar 5 ribu - 20 ribu Rupiah). Harganya tentu membuat traveler penikmat kuliner terpuaskan di sini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA