Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Jul 2016 11:44 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Liburan Edukatif ke Eco Green Park, Batu

Widiarini
d'travelers
Foto 2 dari 5
Replika gajah yang terbuat dari puluhan limbah televisi
Replika gajah yang terbuat dari puluhan limbah televisi
detikTravel Community -

Berlibur bersama buah hati, pilihlah destinasi wisata yang edukatif. Di Eco Green Park, Batu, traveler bisa mengajak anak-anak belajar tentang lingkungan.

Eco Green Park adalah taman edukasi ekologi pertama di Indonesia mempelajari tentang Ilmu pengetahuan alam, recycle, science dan koleksi burung terlengkap. Terletak di Kota Batu, Jawa timur ini dapat ditempuh selama kurang lebih 30 sampai 45 menit dari Kota Malang.

Destinasi ini termasuk dalam kawasan Jatim park bersama dengan Secret Zoo serta museum satwa. Buat traveler yang berminat berkunjung ke sini jangan takut, karena pengelola menyediakan kendaraan yang akan mengantar jemput area komplek wahana Jatim Park Group lainnya, dengan syarat menggunakan tiket terusan.

Sesuai dengan namanya, Eco Green Park traveler akan diajak untuk mencintai alam dan bumi kita dengan cara memanfaatkan semua hal berhubungan dengan sesuatu yang tidak berguna menjadi bentuk baru yang berdaya guna tinggi.

Dari pintu masuk pertama, traveler akan disuguhkan dengan pemandangan spektakuler dari replika candi–candi yang ada di Indonesia dengan ketinggian lebih dari 2 meter, dibawahnya ada diorama desa dan tanah pertanian yang hancur akibat terjangan banjir bandang dan bencana alam lainnya. Hal tersebut memeprlihatkan bagaimana alam yang kita rusak akan kembali merusak kita sebagai penghuninya.

Selain itu, di sini juga banyak wahana unggulan lainnya seperti Rumah Terbalik, Walking Bird, Rumah Bamboo, Jungle Adventure, Taman Burung, Plaza Music dan lain sebagainya. Berbagai macam hasil karya daur ulang pun ditampilkan di sini.

Ada replika Gajah yang terbuat dari puluhan televisi bekas tak terpakai, burung flamingo dari pipa bekas, dan yang paling unik adalah ada sebuah kolam yang di dalamnya ada banyak barang bekas yang dirangkai sehingga bisa menimbulkan bebunyian layaknya pertunjukan musik.

Selain itu traveler juga bisa belajar tentang budidaya lebah dan jamur, belajar menanam tanaman hidroponik seperti tomat, cherry, aneka sayur dan lain sebagainya. Traveler juga bisa loh membeli bibit tanaman dan madu asli di sini, harganya terjangkau dan bisa dijadikan oleh–oleh juga.

Oh iya, satu lagi yang tidak boleh dilewatkan yakni Zona World Parrot dan Duck Kingdom. Di sini traveler bisa melihat koleksi dan berfoto dengan kakaktua dari  seluruh dunia. Seru bukan?

BERITA TERKAIT
BACA JUGA