Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Agu 2017 10:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Si Cantik Gili Laba di Sekitar Labuan Bajo

Brigida Emi Lilia
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Pemandangan dari puncak Gili Laba
Pemandangan dari puncak Gili Laba
detikTravel Community -

Tak hanya Pulau Padar, ada Gili Laba yang cantik di sekitar Labuan Bajo. Pulau ini asyiknya dikunjungi jelang pagi, untuk menikmati sunrise dari atas bukitnya.

Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur memiliki tiga pulau besar seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar. Di samping itu juga terdapat pualu-pulau lain yang lebih kecil tapi tak kalah indah. Gili Laba adalah salah satunya.

Gili Laba atau Gili Lawa Darat adalah salah satu pulau dengan pemandangan indah terutama di pagi hari saat matahari mulai memancarkan sinarnya. Untuk menyaksikan keindahan itu, kita harus trekking ke puncaknya.

Trekking dimulai sekitar pukul 04.30 WITA saat hari masih gelap. Dengan bermodal cahaya senter kami pun memulai perjalanan. Dari kejauhan cahaya senter dari pengunjung lain telah nampak, seperti bintang yang kelap-kelip di kejauhan.

Ada beberapa trek yang bisa kita pilih untuk sampai ke puncak. Salah satu trek itu adalah trek yang landai tapi agak jauh dan agak memutar, sementara trek yang lain lebih dekat dari kapal berlabuh hanya jalannya lebih terjal dan berbatu.

Saat berangkat, kami memilih trek yang agak landai. Kami berjalan menyusuri padang rumput dengan jalan agak menanjak. Karena masih gelap kami tidak bisa melihat jelas jalan yang kami lewati, hanya nampak jalan setapak ditengah-tengah rerumputan.

Sekitar 1 jam kami berjalan, hari mulai terang dan mulai nampak sekeliling kami. Keindahan laut yang mengelilingi pulau, matahari yang mulai muncul, padang rumput dengan bukit-bukit indah membuat kami terpana. Sungguh luar biasa keindahan yang tersaji.

Saat sampai di puncak, kami duduk menyaksikan matahari terbit, terpukau dengan pemandangan yang ada di depan mata. Setelah puas memandang kami pun mulai mengabadikan momen itu. Jika tidak merasakan panasnya matahari yang mulai naik rasanya betah seharian kami di sana.

Berbeda dengan saat berangkat, saat pulang kami memilih melewati trek yang lebih pendek dan lebih terjal. Batu-batu besar nampak di beberapa titik, tanah berpasir juga membuat kami harus berhati-hati, terlebih saat ada angin bertiup debu-debu pun beterbangan. Sebentar saja kami sudah sampai ke pantai dekat kapal kami berlabuh.

Sungguh suatu pengalaman yang luar biasa, menyaksikan keindahan Indonesia. Semoga suatu saat kami bisa datang kembali ke sini.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.