Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Des 2017 11:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Candi Cetho dan Pemandangan Hijau Gunung Lawu

Rizky Pradhana Nusantara
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Teras paling atas Candi Cetho
Teras paling atas Candi Cetho
detikTravel Community - Suasana sejuk dan arca yang konroversial membuat Candi Cetho populer. Situs sejarah ini memang jadi destinasi keluarga di Karanganyar.

Pesona Gunung lawu ternyata tidak hanya ada di atas puncaknya saja. Atau cerita-cerita mitos yang selalu mengiringinya. tetapi, pesona gunung ini juga mampu dinikmati dari lereng-lerengnya yang memang sangat esoktis.

Dimulai dari Air Terjun, Perbukitan, Perkebunan, Aneka kuliner, hingga candi yang tampak sekali mampu memanjakan semua orang yang berkunjung ke wilayah ini.

Candi Cetho adalah Candi yang bercorak Agama Hindu yang dibangun pada masa akhir kerajaan Majapahit atau sekitar abad ke-15 masehi. Candi ini tepatnya terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawai, Kabupaten Karangnyar.

Jika dilihat sekilas, candi ini mirip dengan candi sukuh yang letaknya jauh dibawah candi ini. Sayangnya, tidak ada kendaraan umum yang bisa mengantar penngunjung sampai kesini. Alternatif paling tepat adalah membawa kendaraan pribadi.

Dari kota solo ambil arah menuju Surabaya. Setelah sampai di Palur jalur akan bercabang jika ke kiri ke arah Sragen, jika lurus melintas jembatan ke arah karangnyar dan tawangmangu.

Ambil jalur lurus melintas jembatan. Ikuti jalur jalan berbelok-belok hingga sampai di terminal karangpandang. beberapa ratus meter dari terminal ini ada persimpangan jalan, mengikuti jalur ke arah Tawangmangu. Bila lurus terus ke arah Ngargoyoso. Ambil jalan menuju Ngargoyoso. dari sini ikuti papan petunjuk yang akan membawa kita ke Candi Cetho.

Nah, menuju ke kawasan candi Cetho harus berhati-hati. Tidak hanya kondisi fisi dan hati saja yang harus prima. Melainkan kondisi kendaraan pun juga harus prima. Tanjakan yang cukup ekstrem dengan sudut kemiringan yang cukup miring, memang menuntut segalanya.

Tetapi, setelah melewati tanjakan ini, pemandangan indah akan menjadi sebuah suguhan yang sempurna. harga tiket masuk untuk candi ini adalah Rp 7.000 di tambah dengan jasa menyewa kain poleng yang wajib digunakan demi menjaga kesucian candi yang juga digunakan sebagai tempat peribadatan sebesar 5 ribu rupiah. Candi ini memiliki 11 teras. dengan struktur punden bertingkat.

Berada di teras paling atas adalah seseuatu hal yang paling menarik. Karena dari tempat ini, pemadangan yang benar-benar memanjakan mata akan tersaji. Di tambah lagi dengan udara dingin khas pegunungan dan semilir angin sepoi-sepoi yang membaut enggan beranjak dari tempat ini.

Candi Cetho juga termasuk sebagai salah satu rute pendakian Gunung Lawu. Rute ini termasuk yang paling jauh tetapi, juga memiliki pesona yang paling indah. Perpaduan yang sempurna antara petualangan, alam, dan sejarah di kawasan candi ini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED