Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Mei 2018 13:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Unik! Benteng Berbentuk Penunjuk Arah Mata Angin

titry frilyani
d'travelers
Foto 1 dari 4
Benteng Kalamata sempat diduduki oleh Spanyol dan Belanda sampai akhirnya dipugar Pemerintah Indonesia di tahun 1994
Benteng Kalamata sempat diduduki oleh Spanyol dan Belanda sampai akhirnya dipugar Pemerintah Indonesia di tahun 1994
detikTravel Community - Peninggalan bersejarah di Ternate seakan tak ada habisnya. Seperti Benteng Kalamata yang bentuknya unik.

Ternate memiliki banyak benteng peninggalan sejarah. Salah satunya adalah Benteng Kalamata. Benteng ini dibangun oleh Fransisco Serao, seorang berkebangsaan Portugis pada tahun 1540. Tujuannya kala itu adalah untuk menahan serangan Spanyol dari Rum, Tidore.

Pada awalnya benteng ini diberi nama Santa Lucia. Nama Kalamata sendiri diperoleh dari nama Pangeran Kalamata, adik dari Sultan Ternate, Madarsyah. Selain Santa Lucia, benteng ini dikenal juga dengan nama Benteng Kayu Merah, karena lokasinya yang terletak di Kelurahan Kayu Merah, Ternate Selatan.

Benteng ini terletak di tepi laut di mana Pulau Tidore dan Maitara terlihat jelas. Yang unik, benteng memiliki bentuk menyerupai penunjuk empat arah mata angin, dan akan terlihat jelas jika dilihat dari atas menggunakan drone.

Sentuhan Portugis sangat terasa di benteng ini, terbukti dengan banyak sudut-sudutnya yang lancip dan tembok yang tidak terlalu tebal yaitu hanya sekitar 60 cm. Di bagian depan benteng terdapat taman yang cukup luas dan hijau, dihiasi dengan bunga-bunga yang diletakkan di atas pot.

Agar tidak terlalu panas, paling pas berkunjung ke sini di pagi atau sore hari. Saat ini, Benteng Kalamata menjadi salah satu tujuan wisata di Ternate. Jangan dilewatkan jika berkunjung ke Ternate ya.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED