Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 10 Sep 2018 11:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Liburan di Ambarawa, Coba ke Museum Keren Ini

Foto 1 dari 5
Spot wajib berfoto di Museum Ambarawa
Spot wajib berfoto di Museum Ambarawa
detikTravel Community - Museum Kereta Api Ambarawa seakan membawa traveler ke masa lalu. Banyak lokomotif kuno yang masih terjaga di sini. Mau tur naik kereta jadul pun bisa.

Tak jauh dari kota Semarang, terdapat Museum Kereta Api Ambarawa. Kita dapat menemukan banyak koleksi lokomotif uap yang pernah berjaya di zamannya.

Pada perjalanan saya beberapa waktu lalu ke Semarang, saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa. Ini adalah kunjungan kedua saya ke museum ini. Ternyata sudah banyak perubahan yang dilakukan dari kunjungan pertama saya di tahun 2015. Perbaikan fasilitas ini berhasil meningkatkan kenyamanan pengunjung museum.

Museum Kereta Api Ambarawa dahulu merupakan sebuah stasiun kereta. Namun karena sebagian jalurnya sudah tidak beroperasi lagi, jadi tempat tersebut dialih fungsikan menjadi museum. Untuk masuk ke kawasan museum kita akan dikenakan tiket masuk Rp 10.000/orang.

Dari pintu masuk kita akan melalui berbagai foto kereta api yang ada di Indonesia dari zaman dahulu hingga sekarang, lengkap dengan cerita sejarahnya. Di sana terdapat pula galeri foto yang menampilkan hasil jepretan berkaitan dengan perkeretaapian.

Selain melihat wujud stasiun pada zaman dahulu kita juga dapat melihat barang-barang kuno di stasiun, seperti mesin pencetak tiket, kalkulator, timbangan hingga roda kereta. Ada pula banyak koleksi lokomotif dan gerbong tua.

Jenis lokomotif uapnya bermacam-macam, mulai dari seri B, C, D hingga jenis yang paling besar, yaitu CC (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik/Swiss Locomotive and Machine Works) terpajang di halaman Museum.

Di halaman museum terdapat juga satu buah gerbong yang dijadikan tempat bermain anak-anak. Di dalamnya terdapat mainan, buku-buku, kostum masinis bagi yang ingin berfoto, dan juga TV yang menampilkan video kereta api.

Tak hanya melihat koleksi kereta di museum, kita juga dapat berwisata menaiki kereta diesel. Rute perjalanan adalah Ambarawa-Tuntang yang menyuguhkan pemandangan gunung dan melintasi Rawa Pening.

Wisata kereta reguler ini ada pada setiap akhir pekan dan tanggal merah dengan tiga kali perjalanan, yaitu pukul 10.00, pukul 12.00, dan pukul 14.00. Sekali perjalanan kurang lebih menghabiskan 1 jam.

Kereta diesel tersebut membawa tiga gerbong dengan jumlah penumpang 40 orang per gerbong. Tiket kereta wisata ini adalah Rp 50.000/orang. Saran saya sebaiknya datang dari pagi hari karena wisata ini sangat diminati pengunjung. Jangan sampai kehabisan tiket seperti saya.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED