Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 31 Okt 2018 11:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pendakian ke Atap Jawa, Tidak Akan Terlupakan!

Sunarto Heri K
d'travelers
Foto 1 dari 5
Sunrise yang menawan.
Sunrise yang menawan.
detikTravel Community -

Gunung Semeru dijuluki juga sebagai atap Jawa. Banyak keindahan selama perjalanan menuju puncak. Sungguh lekukan alam yang sangat mempesona!

Gunung Semeru merupakan gunung favorit bagi para wisatawan dan pendaki baik dari lingkup lokal maupun mancanegara. Banyak alasan para wisatawan suka datang ke Gunung Semeru, mulai dari kemudahan transportasi, ketersediaan makanan di sepanjang jalur, hawa dingin seperti gunung Eropa maupun pemandan yang sangat cantik bagai surga dunia. Gunung semeru juga mendapat julukan atap Jawa, ini dikarenakan gunung ini menjadi gunung tetinggi di Jawa dan dipercaya sebagai penyangga Pulau Jawa.

Dalam pendakian Gunung Semeru ada beberapa syarat dan aturan yang harus dipatuhi. Syarat yang utama adalah pendaki harus melakukan booking online jauh-jauh hari untuk mengantisipasi keruwetan dan membludaknya ketika terjadi pembelian tiket. Selain itu juga ada syarat utama lain yaitu pendaki harus sehat ketika melakukan pendakian dengan ditujukan lewat surat keterangan sehat dari dokter. Syarat-syarat lain juga dibebankan kepada para pendaki seperti wajib memakai sepatu, membawa jaket dan membaw sliping bag.

Syarat yang dibebankan itu ada alasan tersendiri, seperti seorang pendaki harus memakai sepatu itu adalah aturan setiap taman nasional untuk mengantisipasi hewan hewan yang menggigit alas kaki. Sedangkan alasan untuk membawa jaket dan sliping bag adalah untuk menahan dari dinginnya cuaca. biasanya cuaca semeru sangat dingin antara 10-0 derajat Celcius, dan menjadi minus -10 derajat Celcius ketika di Ranukumbolo pada malam hari.

Untuk mencapai pos titik basecamp Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Ranu Pani sebagi pintu utama pendakian Semeru. Transportasi yang populer dipakai adalah menggunakan jeep dari Pasar Tumpang Malang. Kebanyakan para wisatawan berkumpul di stasiun kota baru sebelum menyewa angkutan umum untuk menuju pasar tumpang yang ditersuskan oleh jeep menuju titik point. dan kisaran harga jeep saat ini adalah Rp. 65o ribu untuk sekali berangkat. Sedangkan harga tiket masuk Semeru berkisar Rp 17.500 per hari untuk hari biasa dan Rp 22.500 perhari untuk hari libur. Ada beberapa fasilitas yang didapatkan seperti toilet di gunung dan asuransi.

Perjalanan pendakian Gunung Semeru dimulai dari pos ranu pani sebelum nantinya berjalan sekitar 4 jam menuju Ranukumbolo. Meskipun terkesan lama untuk menuju tempat selanjutnya pendaki dijamin tidak akan bisan diperjalanan, ini dikarenakan selain pemandingan yang eksotis ditambah suasana yang sunyi sepanjang perjalanan akan terpampang orang-orang yang menajajakan makanan khas Ranu Pani untuk ditawarkan kepada pendaki agar bisa mengatasi lelahnya.

Setelah mencapai Ranukumbolo para pendaki direkomendasikan untuk istirahat mendirikan tenda. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kelelahan yang nantinya akan bisa membahayakan bagi para pendaki itu sendiri. Terlebih lagi keuntungan mendirikan tenda di Ranukumbolo para pendaki akan dimanjakan pemandangan bagai surga dewa, yaitu sunrise di pagi hari. Perlu diketahui pula bahwa sunrise di ranukumbolo termasuk jajaran golden sunrise didunia

Perjalananpun bisa dilanjutkan untuk menuju Kalimati Camp terakhir sebelum ke Puncak Mahameru, butuh waktu sekitar 5 jam dengan melewati indahnya Bunga Verrbena dan eksotisnya jambangan sebagi habitat dari hewan lokal Semeru.

Sedangkan untuk menggapai Puncak Mahameru diperlukan waktu 7 jam dari kalimati dengan trek terjal batu yang senantiasa suatu saat bisa longsor. Namun nyatanya pendakian sampai puncak mahameru tidak beitu dianjurkan karena sering banyak korban baik luka maupun hilang sehingga batas amanpun hany sampai kalimati.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA