Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Nov 2018 14:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Melihat Perbatasan Korea Utara dari Puncak Seorak-san

Muhammad Ridwan
d'travelers
Foto 1 dari 5
pemandangan dari cable car
pemandangan dari cable car
detikTravel Community - Gunung Seorak-san jadi salah satu objek wisata populer di Korea Selatan. Selain indah, traveler juga bisa melihat perbatasan dari sini.

Seorak-san (Gunung Seorak) merupakan salah satu puncak tertinggi di Korea Selatan, tepatnya berada di Provinsi Gangwon. Dinamakan Seorak yang dalam Bahasa Indonesia Gunung Salju karena salju yang turun di sini tahan lama.

Menuju Seorak-san dari Bandara Internasional Incheon cukup jauh teman-teman, karena Seorak-san berada di sebelah timur Korsel sedangkan Bandara Incheon berada di sebelah barat Korsel.

Beruntung saat itu kami memakai jasa travel yang membawa kami ke Seorak-san, meskipun harus singgah dulu ke beberapa tempat karena menurut orang-orang Seorak-san akan lebih indah di pagi hari (dan ternyata benar). Sementara kami tiba di Incheon pukul 08.00 waktu Korsel.

Sedikit info buat teman-teman yang ingin traveling ke Korea di bulan Desember-Februari, apalagi ingin ke Gunung Seorak. Karena di sana sedang musim dingin, siapkan jaket yang tebal serta pelembab agar kulit tidak pecah-pecah.

Yang paling penting selalu siapkan Tolak Angin di tas dan jaket Anda untuk mengatasi masuk angin, karena yakin dan percaya masuk angin pasti akan menimpa kita di musim dingin seperti itu.

Setelah dari Bandara Internasional Incheon jangan lupa minum Tolak Angin dulu karena suhunya 3 derajat Celcius supaya, saya dan istri tiba di salah satu penginapan di daerah Sokcho pukul 23.00 waktu Korsel dan langsung istirahat.

Jam 8 pagi setelah sarapan kami langsung menuju kawasan Taman Nasional Seorak-san, tapi tetap jangan lupa Tolak Angin nya untuk Mengatasi Masuk Angin. Soalnya Gunung Seorak anginnya kencang, ditambah dengan cuaca dingin.

Setelah tiba kami langsung menuju loket antrian tiket cable car. Cable car ini digunakan agar bisa naik menuju ke puncak gunung karena kalau mendaki pakai kaki, 7 hari 7 malam tidak bakalan sampai.

Setelah mengantre akhirnya tiba giliran kami menaiki cable car. Takut juga, asli tingginya bikin merinding. Ternyata pemandangan dari atas cable car begitu menggoda mata. Kita bisa melihat Kuil Buddha beserta patung Buddha yang tingginya 5 meter (Dalam hati, nanti kalau turun harus foto di sana). 

Akhirnya setelah tiba di Gunung Seorak ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Di sana ternyata ada cafe yang sekaligus tempat sandar dari cable car.

Selain menjual kopi dan makanan ringan, ternyata cafe ini juga menawarkan untuk melihat perbatasan Korsel dengan Korut menggunakan teropong. Namun, kalau mau dipakai mesti masukin koin dulu.

Setelah menikmati segelas kopi untuk menghangatkan badan, kami menuju puncak dengan berjalan sekitar 300 meter. Berjalan di sini butuh kewaspadaan tinggi teman-teman. Sepanjang jalan tertutupi salju dan orang-orang juga banyak berswafoto termasuk saya.

Akhirnya sekitar 10 menit, sampailah kami di puncak Seorak-san. Bisa berfoto sepuasnya menikmati indahnya pemandangan dan menghirup dalam-dalam udara segar sambil berucap dalam hati semoga bisa kembali lagi di lain waktu.




BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED