Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Nov 2018 11:42 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pesona Kuala Lumpur dan Sekitarnya

Asri Vernon
d'travelers
Foto 1 dari 5
Colmar Tropical Pahang
Colmar Tropical Pahang
detikTravel Community - Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur jadi destinasi menarik buat liburan traveler. Di sini ada beragam tempat mempesona untuk dilihat. Apa saja?

Jika berbicara ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur tentunya kita akan dihadapkan pada sebuah multicultural yang begitu kental dari tujuan wisata saya kali ini. Negeri Jiran ini tempat berkumpulnya berbagai bangsa seperti India, China, Vietnam, Laos dan masih banyak lagi.

Satu hal yang paling saya sukai setiap berlibur ke Malaysia khususnya ibu kotanya Kuala Lumpur ini, negara ini sangatlah menjunjung tinggi kehidupan multiculturalnya. Dimana mereka saling menghormati budaya masing-masing negara dan bersatu dalam kehidupan bernegara Malaysia. Mungkin inilah yang menyebabkan satu-satunya jargon Malaysia berani mengclaim bahwa Malaysia Truly Asia.

Saya sudah cukup sering melancong ke negara ini dan selalu stay di Kuala Lumpur. Menurut hemat saya jalan-jalan ke Kuala Lumpur ini tidak pernah membosankan dan cukup hemat serta murah. Banyak hotel murah tersedia di sana dan wisata kulinernya pun terbilang cukup murah.

Salah satu tempat favorit saya jika ke Kuala Lumpur pastilah Bukit Bintang. Kalau berbicara Bukit Bintang maka kehidupan malamnya yang paling semarak. Bukit Bintang atau biasa disingkat dengan BB mempunyai dua wajah yang sangat berbeda.

Jika menjelang malam maka kita akan melihat gemerlap lampu mulai menerangi sekitar area ini dan puluhan hotel-hotel dari bintang yang terendah hingga tertinggi mulai menampakkan wajahnya, bar-bar serta panti-panti pijat mulai mencoba membius semua wisatawan untuk masuk ke tempat mereka.

Wanita-wanita penyedia jasa pijat mulai memanggil-manggil genit menggoda pria-pria yang berjalan. Bahkan pria-pria juga mulai mengajak setiap orang yang lewat untuk berkunjung ketempat rumah makan yang banyak dipinggir jalan.

Pemusik jalanan siap mempertontonkan aksi mereka demi untuk mendapat belas kasih pengunjung yang menikmati pertunjukan mereka untuk merogoh kantong mereka mengeluarkan seringgit demi seringgit.

Pedagang-pedagang jam mewah versi KW mulai keluar menjajakan jam mewaah ala-ala di pinggir jalan menuju Pavilion. Lampu-lampu LED siap menerangi seakan-akan melawan malam agar di situ selalu bagaikan siang.

Alor street sibuk kesana kemari melayani semua traveler yang ingin menikmati kuliner dari mulai yang halal hingga non halal. Pedagang-pedagang souvenir pun tak mau berdiam diri menanti pembeli menawar barang-barang dagangan mereka.

Demikianlah wajah malam BB yang sangat berbeda kala siang hari. Mendadak semua seperti menghilang. Hanya pertokoan dan pedagang kaki lima yang selalu sibuk melayani para penggila belanja untuk berburu barang murah dan sale.

Dari Kuala Lumpur dengan berjalan kaki sekitar 15-20 menit kita bisa mendatangi Menara Petronas atau biasa disebut menara kembar. Sebuah menara yang tinggi menjulang yang sudah sangat ikonik banget bagi negara ini.

Menara yang ada di kawasan pertokoan mewah KLCC ini selalu ramai pengunjung. Saran saya jika ingin menaiki gedung pencakar langit ini datang lah lebih pagi agar tidak terdahulu sama pengunjung lainnya

Selepas itu kita bisa menuju Batu Caves sebuah kawasan tempat pemujaan bagi yang beragama Hindu namun tempat ini mempunyai daya tarik wisata yang sangat luara biasa. Sebuah bukit batu yang dibobol me jadi seboah Goa tempat doa setelah menaiki ratusan anak tangga.

Konon menurut cerita didalam bagian terdalam goa itu sesekali terlihat ada naga berkepala tiga. Yah saya sendiri kurang percaya dengan cerita ini namun menurut mereka terkait dengan pernah ada 3 turis yang hilang dari dalam goa itu dan katanya dibawa oleh Naga tersebut.

Yang menjadi ikon dari Batu caves ini adalah sebuah patung berlapis emas Dewi Murge yang sangat tinggi menjulang dan tentunya masih ada banyak patung dewa-dewa lagi seperti Hanoman dan lainnya.

Jika ingin mengunjungi sebuah kawasan yang bergaya ala Eropa layaknya seperti kehidupan seperti Hary Potter berkunjunglah ke Berjaya Hills Pahang. Dari Bukit Bintang kita bisa berjalan 10 menit menuju Berjaya Times Square untuk membeli tiket perjalanan.

Kemudian oleh travel Berjaya Hills kita akan diantar menuju Colmar Tropical Bukit Tinggi Pahang dengan memakan waktu sekitar 1-2 jam. Sebuah hotel bergaya ala Eropha yang sangat instgramable sekali. Disini kita bisa berfoto-foto untuk menambah koleksi feed instagram.

Masih belum puas? Dari situ kita bisa dengan kendaraan khusus diantar untuk menikmati segarnya udara Japan Botanical Garden. Satu-satunya kawasan hutan tropis yang dibuat berhaya ala kehidupan Jepang. Lengkap dengan rumah bergaya ala Jepang bahkan ada restauran ala Jepang yang menjual makanan yang sangat enak.

Sebenarnya ada banyak lagi yang bisa kita nikmati apabila kita ke Kuala Lumpur ini. Namun saya coba melukiskan kesenangan apa yang bisa kita dapatkan jika kita melancong ke negri jiran ini. Bagi saya, Kuala Lumpur tetaplah menjadi destinasi favorit saya.

Saat berlibur kemanapun saya selalu membawa Tolak Angin untuk berjaga-jaga. Karna terkadang masuk angin tidaklah bisa kita duga kapan akan menyerang tubuh kita. Apalagi jika brlibur terkadang kita harus bangun lebih pagi untuk bisa mendatangi spot-spot yang memang mengharuskan kita datang pagi. Makanya saya selalu sedia Tolak Angin agar badan saya selalu sehat dan bugar.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA