Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 18 Nov 2018 16:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mendatangi Tempat Lahirnya Proklamasi

Rudi Chandra
d'travelers
Foto 2 dari 5
Patung tokoh bangsa merumuskan naskah proklamasi
Patung tokoh bangsa merumuskan naskah proklamasi
detikTravel Community -

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Berada di Jakarta, inilah tempat lahirnya proklamasi.

Sebagai seseorang yang tinggal di Sumatera Utara, berkunjung ke Ibukota Negara adalah sesuatu yang jarang bisa saya lakukan. Ketika setahun yang lalu saat saya pertama kali berkunjung ke Jakarta, sesungguhnya ada dua tempat yang sangat ingin saya kunjungi yaitu Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan Taman Proklamasi, karena dua tempat inilah yang menjadi saksi merdekanya Indonesia.

Oleh karena itu, ketika saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Yogyakarta, saya pun menyempatkan diri ke Jakarta dengan menggunakan Kereta Api demi mengunjungi dua tempat tersebut sebelum kembali ke kota asal di Pulau Sumatera sana.

Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Di tempat inilah tokoh-tokoh kemerdekaan merumuskan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945 sebagai pernyataan atas merdekanya Indonesia.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi ini menempati sebuah gedung yang dibangun pada tahun 1920 yang merupakan warisan Belanda. Hingga saat ini arsitektur khas Eropa dengan gaya Belanda masih terlihat jelas di gedung ini.

Ketika pasukan Jepang menduduki wilayah Indonesia maka gedung ini dijadikan sebagai rumah tinggal bagi Laksamana Muda Tadashi Maeda. Beliau menjabat sebagai penghubung antara Angkatan Laut Jepang dengan angkatan Daratnya di Indonesia. Pada tahun 1984 gedung ini pun diresmikan sebagai gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi atas intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah membayar tiket masuknya yang hanya Rp 2.000 saja, saya pun segera menjelajahi museum ini untuk lebih mengetahui sejarah detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ternyata ada beberapa ruangan penting di dalam museum ini yang menjadi saksi lahirnya naskah proklamasi.

Ruangan pertama adalah ruang tamu yang digunakan Tadashi Maeda menerima Soekarno, Hatta dan Ahmad Soebardjo setibanya mereka dari Rengasdengklok. Di sana mereka membicarakan prihal proklamasi kemerdekaan Indonesia. Namun Maeda yang tidak ingin campur tangan mengundurkan diri dengan masuk ke kamarnya di lantai atas.

Ruangan kedua adalah ruangan tempat Soekarno, Hatta dan Ahmad Soebardjo merumuskan konsep naskah proklamasi. Saat ini di ruangan tersebut terdapat patung para tokoh yang tengah berembuk merumuskan naskah proklamasi dan di sisi ruangannya terdapat replika naskah proklamasi tulisan Soekarno yang dibingkai kaca.

Ruangan ketiga adalah satu ruangan kecil di bawah tangga. Di ruangan inilah Sayuti Melik ditemani B.M Diah mengetik naskah proklamasi yang sudah disetujui oleh para hadirin perumus naskah. Setelah naskah tersebut diketik, Soekarno dan Hatta pun menandatangani naskah tersebut di atas piano yang ada di dekat tangga.

Ruangan keempat adalah ruangan yang menyimpan berbagai barang-barang peninggalan para tokoh proklamasi kemerdekaan. Di sini juga terdapat scan tulisan tangan dan ketikan naskah proklamasi, kaset dan priringan hitam yang merekam proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Meski saya hanya sebentar di museum ini, namun semangat perjuangan atas kemerdekaan Indonesia sangat terasa di museum ini dan membangkitkan rasa nasionalisme. Di sinilah tempat yang menjadi saksi atas jasa perjuangan tokoh-tokoh yang memerdekaan Indonesia.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA