Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 18 Jan 2019 04:00 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Modal Rp 1,5 Juta Bisa Liburan ke Belitung 3 Hari

Foto 1 dari 4
Replika Sekolah Laskar Pelangi
Replika Sekolah Laskar Pelangi
detikTravel Community - Pulau Belitung bisa menjadi destinasi akhir pekan yang terjangkau bagi traveler dari Jakarta. Modal Rp 1,5 juta bisa liburan 3 hari di sana.

Panorama cantik dan banyaknya pilihan pantai batuan granit raksasa yang menjadi khas Kepulauan Belitung, patut traveler perhitungkan. Pulau yang tidak terlalu besar, juga memungkinkan traveler dapat berkeliling tanpa perlu banyak menghabiskan waktu di perjalanan.

Jangan khawatir, tak melulu harus mengeluarkan biaya banyak untuk traveling alias jalan-jalan ke luar pulau. Cukup dengan perencanaan yang pas sebelum traveler memutuskan untuk berlibur. Seperti pembelian tiket pesawat dan mengajak teman-teman traveler, sehingga dapat membagi biaya akomodasi agar lebih menghemat biaya selama berwisata. Pemilihan waktu yang pas tidak pada high season, juga dapat meminimalisir pengeluaran traveler lho.

Perjalanan kali ini akan mengajak traveler untuk berkeliling di Negeri Laskar Pelangi. Ya, Pulau Belitung, di Kepulauan Bangka Belitung. Untuk terbang ke ulau ini, traveler tidak perlu mengeluarkan biaya hingga berjuta-juta rupiah untuk tiket pulang-pergi. Pembelian tiket jauh-jauh hari dan memanfaatkan promo dari sejumlah aplikasi penyedia tiket daring, akan cukup memangkas biaya perjalanan traveler. Dengan membayar Rp 600 ribu-700 ribu, traveler dapat memperoleh tiket pulang-pergi ke Pulau Belitung. Selamat berburu tiket murah!

Jangan lupa, traveler juga harus mencari penginapan dan jasa sewa kendaraan. Keduanya juga dapat ditemukan dengan mudah melalui aplikasi-aplikasi daring. Carilah penginapan yang sesuai dengan kantong dan kebutuhan traveler. Untuk jasa penyewaan kendaraan, traveler dapat mencari tempat penyewaan dengan harga yang cukup kompetitif, sehingga biaya untuk sewa kendaraan selama di Pulau Belitung tidak membengkak.

Berdasarkan pengalaman, untuk penginapan dibutuhkan sekitar Rp 200 ribu-Rp 400 ribu per malam untuk penginapan. Jika traveler beruntung, mungkin dapat menemukan penginapan yang lebih murah. Jangan lupa juga, jika traveler mencari penginapan melalui aplikasi, carilah penginapan yang memiliki review bagus dari traveler lain, agar tidak kecewa setelah memilih penginapan.

Masalah penyewaan kendaraan, seperti di kawasan wisata lainnya, di Pulau Belitung juga banyak yang menawarkan jasa. Karena kami berjumlah 6 orang, jadi kami memutuskan memilih kendaraan roda empat agar semua dapat tertampung. Cukup dengan harga Rp 500 ribu untuk dua hari. Harga ini tentunya dapat dibagi rata untuk masing-masing orang. Lebih menghemat pengeluaran kan?

Tidak perlu menggunakan jasa agen perjalanan untuk berkeliling di Pulau Belitung. Sebagai backpacker, kami cukup menggunakan aplikasi penunjuk jalan untuk memandu selama perjalanan darat di Pulau Belitung.

Penerbagan pertama yang langsung menuju Tanjung Pandan adalah sekitar pukul 05.55 WIB. Sehingga ketika tiba di Tanjung Pandan, waktu masih menunjukan pukul 07.00 WIB.

Jangan lupa juga, sebelum menuju destinasi wisata di Pulau Belitung, siapkan baju yang nyaman untuk berkunjung ke Pulau Belitung. Pulau kecil yang dikelilingi pantai, membuat cuaca siang Pulau Belitung yang cukup terik, sehingga traveler tidak perlu menyiapkan outfit berbahan tebal, karena tentu akan membuat traveler tidak nyaman selama perjalanan.

Tujuan pertama di hari pertama adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Di lokasi ini traveler dapat bernostalgia dengan film Laskar Pelangi yang dirilis 10 tahun lalu. Cukup dengan membayar biaya retribusi desa sebesar Rp 5.000 untuk memasuki area wisata sejuta pelangi yang berlokasi di Lenggang, Gantung, Belitung Timur ini. Jangan lupa, abadikan momen traveler bersama teman atau keluarga saat berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong ini.

Jika traveler memiliki waktu lebih, traveler juga dapat berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata dan Kampung Ahok yang juga berada di sekitar wilayah Belitung Timur.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju Vihara Dewi Kwan Im. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi. Seperti vihara pada umumnya, Vihara Dewi Kwan Im ini memiliki dominasi warna merah. Paduan dengan pepohonan yang ada di sekitarnya membuat vihara ini terlihat rindang dan sejuk. Di belakang tempat peribadahan terdapat sebuah patung Dewi Kwan Im berukuran raksasa, dengan ukiran indah di tengah tangga menuju patung.

Usai menikmati pemandangan dari ketinggian di Vihara Dewi Kwan Im, kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Burung Mandi. Pantai yang sepi dengan pasir putih dan deburan ombak tipis, menenangkan. Angin sepoi-sepoi di pinggir pantai membuat betah berlama-lama di pantai ini. Namun sayangnya kami harus beranjak dan berpindah menuju tujuan lain.

Selanjutnya, Danau biru Kaolin! Mungkin Danau Kaolin di Pulau Belitung tidak sebiru warna Danau Kaolin yang ada di Pulau Bangka. Danau Kaolin di Pulau Belitung memiliki warna hijau tosca yang berpadu dengan putihnya daratan sisa kegiatan pertambangan Kaolin. Air sisa tambang yang berbahaya membuat lokasi ini diberi pagar pembatas agar pengunjung tidak memasuki kawasan berbahaya. Namun jangan sedih, di spot-spot tertentu, traveler tetap dapat mendapatkan foto yang cantik.

Hari sudah mulai gelap, saatnya kembali ke kota! Berkeliling kota Tanjung Pandan sambil mencari makan malam menjadi kegiatan yang mengasyikan. Terlebih jika dilakukan bersama teman atau keluarga. Setelah mencari tempat makan, jangan lupa, berkunjung ke tempat ngopi untuk sekadar nongkrong dan bercengkrama menghabiskan malam. Seperti di sejumlah wilayah di Indonesia. Belitung juga memiliki kopi yang cukup terkenal. Traveler juga dapat membeli kopi bubuknya sebagai buah tangan saat kembali dari berlibur.

Hari kedua di Pulau Belitung kami manfaatkan untuk berkeliling pulau. Ya, sebut saja island hopping. Kalau soal ini memang seperti mencari peruntungan. Jika traveler beruntung, dapat memperoleh pemandu beserta kapal dengan harga murah. Harga untuk paket island hopping dari pagi sampai sore sebesar Rp 400 ribu-Rp 600 ribu satu kapal. Kebetulan dengan tawar-menawar kami mendapat harga Rp 400 ribu untuk island hopping kali ini. Paket ini termasuk snorkeling beserta peralatannya, tapi tidak termasuk makan siang.

Kami berangkat dari Pantai Tanjung Kelayang menuju sejumlah pulau yang indah dan cantik dengan paduan gradasi birunya laut, dan tidak tertinggal batuan granit raksasa yang khas.

Cuaca yang tidak terlalu terik karena baru diguyur hujan mendukung perjalanan island hopping kali ini. Perjalanan menuju Pulau Lengkuas, snorkeling, makan siang dengan pemandangan putihnya pasir pantai dan birunya laut di Pulau Gede Kepayang, serta eksplorasi Pulau Goa, tidak boleh terlewatkan untuk diabadikan.

Wisata hari kedua penuh dengan perjalanan di laut yang mengasyikan. Snorkeling ditemani gerombolan ikan dan terumbu karang yang cantik, memanjakan mata traveler. Senja sudah hampir tiba, saatya kembali ke penginapan untuk membilas badan dan beranjak menuju Pantai Tanjung Pendam untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Malam terakhir di Pulau Belitung rasanya sayang jika dilewatkan begitu saja. Kami kembali berkeliling sembari melihat-lihat sekitar. Tidak lupa juga sambil mencari buah tangan alias oleh-oleh untuk dibawa kembali ke Jakarta karena esok harinya kami harus kembali menghadapi kenyataan untuk kembali mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Untuk biaya perjalanan per orang dari kami hanya menghabiskan sekitar Rp 1,5 juta. Dengan rincian Rp 700 ribu untuk biaya pesawat pulang-pergi, Rp 500 ribu untuk biaya akomodasi bersama selama di Pulau Belitung, dan biaya tambahan uang saku masing masing kurang lebih Rp 300 ribu. Biaya ini belum termasuk biaya trasportasi dari dan menuju bandara keberangkatan.

Jadi tunggu apa lagi? Kumpulkan teman traveler dan buat rencana perjalanan Selamat berakhir pekan dan berlibur menikmati pesona Belitung.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED