Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 13 Apr 2019 16:25 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Hutan The Lord Of The Rings Ada di Banyuwangi

Almira Santoso
d'travelers
Foto 2 dari 5
Delman yang bisa digunakan untuk mengitari De Djawatan
Delman yang bisa digunakan untuk mengitari De Djawatan
detikTravel Community - Banyuwangi menyimpan aneka destinasi wisata menarik. Salah satunya adalah hutan mirip di film 'Lord of the Rings'.

Tidak mau ketinggalan dengan Bandung, Yogyakarta, dan Malang. Banyuwangi juga memiliki spot foto yang Instagramable. De Djawatan Perhutani Benculuk akan membius anda seolah-olah sedang berada di dalam hutan di Film The Lord of The Rings.

Selain Kawah Ijen, Banyuwangi juga memiliki pesonanya yang lain. Salah satunya adalah hutan bak di Film Lord Of The Rings. De Djawatan terletak di Benculuk, Kabupaten Banyuwangi. Melihat pohon-pohon yang besar dari pintu masuk saja, suasana seperti berada di hutan Fangorn di dalam Film The Lord Of The Rings sudah terasa. Kalian ga perlu jauh-jauh ke New Zealand hanya untuk merasakan sensasinya berada di hutan seperti yang ada di film ini. Puluhan pohon raksasa yang sudah berusia ratusan tahun yang menjulang tinggi menjadikan De Djawatan sebagai tempat spot foto yang instagramable!

Siapa sangka awalnya De Djawatan ini digunakan sebagai tempat pengelolaan kereta api loh, masih terlihat bekas rel kereta lori untuk pengangkutan kayu disana. De Djawatan ini merupakan tempat penimpunan kayu Benculuk beroperasi terakhir pada tahun 1962. Tapi sekarang sudah beralih fungsi sebagai objek wisata.

De Djawatan selain dijadikan sebagai objek wisata juga berfungsi juga sebagai daerah resapan air yang dikelolasepenuhnya oleh pihak Perhutani Banyuwangi. Pemandangan yang indah, pohon yang rindang, udara yang sejuk membuat kami betah berlama-lama duduk untuk menikmatinya. Tempat yang asik untuk nongkrong di sore hari.

Berjarak kurang lebih 45 km dari Banyuwangi,kurang lebih setengahjam dari kota. Kawasan ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00. Waktu terbaik untuk berkunjung kesini adalah sore hari. Sewaktu cahaya matahari samar-samar masuk ke dalam sela-sela pepohon yang menambah kesan mistis. Tidak heran kawasan ini sering dijadikan tempat untuk prewedding dan selfie untuk para pengunjungnya. 

Rata-rata dalam sehari De Djawatan di padati pengunjung kurang lebih 100 orang, sementara untuk akhir pecan pengunjungnya bisa mencapai 1000. Untuk kalian yang ingin bebas berfoto tanpa ada latar belakang orang, sangat disarankan untuk pergi di hari biasa saja. Walau luasnya mencapai 14 hektar, tetap saja bagi kami akan lebih nikmat untuk menikmati keindahan dan udara yang sejuk disini dengan sedikit pengunjung. Bagi pengunjung yang malas untuk berjalan menikmati keindahan hutan ini, tersedia delman atau andong yang bisa membawa kalian mengitari hutan. Atau untuk yang ingin menikmati hutan dengan menggunakan mobil VW juga disediakan disini.

Hutan yang di dominasi oleh pohon trembesi dan jati yang berusia ratusan tahun ini jangan lupa menjaga kebersihannya yah gaes. Kelestarian alamnya perlu bantuan dan campur tangan kita untuk menjaga, supaya keindahannya masih bisa dinikmati oleh anak cucu kita.

Jika kalian berkunjung ke Djawatan jangan lupa untuk mampir ke warung Rujang Soto Mbok Mbret. Rujak Soto ini adalah salah satu kuliner yang terkenal di Banyuwangi. Jaraknya hanya sekitar 500 meter saja dari De Djawatan alias tidak sampai 5 menit akan sampai di lokasi.

Tertarik untuk melihat sendiri hutan The Lord Of The Rings-nya Indonesia dan mencicipi makanan khas Banyuwangi?

BERITA TERKAIT
BACA JUGA